
Ilustrasi ekstrak beras sebagai bahan kecantikan. (Freepik)
JawaPos.com - Tingkat konsumsi bahan pokok selama bulan ramadhan cenderung meningkat dibandingkan bulan-bulan yang lainnya. Termasuk dalam hal konsumsi beras.
Nasi sebagai sumber karbohidrat utama, berperan penting dalam memberikan energi pada tubuh kita.
Mengkonsumsi nasi saat berbuka puasa dapat membantu memenui kebutuhan energi setelah seharian berpuasa.
Di Indonesia dikenal adanya ungkapan “Belum makan kalau belum makan nasi”. Hal ini mencerminkan bahwa nasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola makan masyarakat Indonesia. Tidak heran jika permintaan beras di pasaran terlalu tinggi.
Tingginya konsumsi pada bahan pokok ini juga harus menjadi perhatian bagi para konsumen. Jangan sampai anda sebagai konsumen merugi karena membeli beras yang tidak berkualitas.
Beras berkualitas buruk seperti yang berbau apek atau menjadi sarang kutu, beresiko tinggi terkontaminasi oleh bakteri dan racun dari jamur. Hal ini tentu berbahaya karena dapat memicu alergi dan berbagai masalah kesehatan.
Selain itu, beras yang tidak berkualitas bisa menurunkan nilai gizi. Makanan yang seharusnya bergizi justru berbahaya dan tidak bergizi jika beras tidak memenuhi standar kelayakan konsumen.
Oleh karena itu, sebagai konsumen anda harus bijak, untuk lebih selektif dalam memilih beras yang berkualitas.
Untuk membantu anda, Jawa Pos telah merangkum tips-tips dalam memilih beras yang berkualitas, berdasarkan unggahan akun instagram @rpk_bulog.
Perhatikan bentuk beras
Cara paling sederhana untuk menilai kualitas beras adalah dengan mengamati bentuk fisiknya. Anda harus teliti saat melihat bentuk dan kondisi beras sebelum membelinya.
Beberapa ciri beras berkualitas antara lain, tidak memiliki bau yang tidak sedap, bebas dari batu kerikil, memiliki warna yang bersih dan bening, serta tidak terdapat kutu maupun kotoran di dalamnya.
Jika menemukan beras yang tampak kotor, berkutu, atau berbau apek, sebaiknya hindari untuk membeli, karena kualitasnya bisa kurang baik.
Hati-hati dengan beras murah
Anda harus selalu waspada dengan harga beras yang murah. Tidak semua beras murah memiliki kualitas buruk, begitu pula tidak semua beras mahal pasti berkualitas baik.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
