Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Maret 2025 | 02.35 WIB

Tips Memilih Beras Berkualitas, Teliti Sebelum Membeli agar Uang Anda Tidak Terbuang Sia-Sia

Ilustrasi ekstrak beras sebagai bahan kecantikan. (Freepik) - Image

Ilustrasi ekstrak beras sebagai bahan kecantikan. (Freepik)

JawaPos.com - Tingkat konsumsi bahan pokok selama bulan ramadhan cenderung meningkat dibandingkan bulan-bulan yang lainnya. Termasuk dalam hal konsumsi beras.

Nasi sebagai sumber karbohidrat utama, berperan penting dalam memberikan energi pada tubuh kita.

Mengkonsumsi nasi saat berbuka puasa dapat membantu memenui kebutuhan energi setelah seharian berpuasa.

Di Indonesia dikenal adanya ungkapan “Belum makan kalau belum makan nasi”. Hal ini mencerminkan bahwa nasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola makan masyarakat Indonesia. Tidak heran jika permintaan beras di pasaran terlalu tinggi.

Tingginya konsumsi pada bahan pokok ini juga harus menjadi perhatian bagi para konsumen. Jangan sampai anda sebagai konsumen merugi karena membeli beras yang tidak berkualitas.

Beras berkualitas buruk seperti yang berbau apek atau menjadi sarang kutu, beresiko tinggi terkontaminasi oleh bakteri dan racun dari jamur. Hal ini tentu berbahaya karena dapat memicu alergi dan berbagai masalah kesehatan.

Selain itu, beras yang tidak berkualitas bisa menurunkan nilai gizi. Makanan yang seharusnya bergizi justru berbahaya dan tidak bergizi jika beras tidak memenuhi standar kelayakan konsumen.

Oleh karena itu, sebagai konsumen anda harus bijak, untuk lebih selektif dalam memilih beras yang berkualitas.

Untuk membantu anda, Jawa Pos telah merangkum tips-tips dalam memilih beras yang berkualitas, berdasarkan unggahan akun instagram @rpk_bulog.

Perhatikan bentuk beras

Cara paling sederhana untuk menilai kualitas beras adalah dengan mengamati bentuk fisiknya. Anda harus teliti saat melihat bentuk dan kondisi beras sebelum membelinya.

Beberapa ciri beras berkualitas antara lain, tidak memiliki bau yang tidak sedap, bebas dari batu kerikil, memiliki warna yang bersih dan bening, serta tidak terdapat kutu maupun kotoran di dalamnya.

Jika menemukan beras yang tampak kotor, berkutu, atau berbau apek, sebaiknya hindari untuk membeli, karena kualitasnya bisa kurang baik.

Hati-hati dengan beras murah

Anda harus selalu waspada dengan harga beras yang murah. Tidak semua beras murah memiliki kualitas buruk, begitu pula tidak semua beras mahal pasti berkualitas baik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore