Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 21.19 WIB

Orang yang Menganggap Uang sebagai Standar Utama Kebahagiaan Cenderung Punya 7 Ciri Khas Ini, Tanpa Disadari

Ilustrasi orang yang menganggap uang sebagai standar utama kebahagiaan - Image

Ilustrasi orang yang menganggap uang sebagai standar utama kebahagiaan

JawaPos.com - Banyak orang percaya bahwa uang adalah kunci utama kebahagiaan, di mana semakin banyak uang yang dimiliki, semakin bahagia hidup mereka.

Tak heran, banyak dari mereka yang bekerja keras tanpa henti, mengorbankan waktu, kesehatan, bahkan hubungan dengan orang-orang terdekat demi mengejar kekayaan.

Namun, tanpa disadari, mereka justru terjebak dalam pola pikir yang membuat kebahagiaan terasa semakin jauh.

Menariknya, ada beberapa perilaku khas yang sering terlihat pada orang yang menjadikan uang sebagai standar utama kebahagiaan. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa membuat seseorang kehilangan makna sejati dalam hidup.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Sabtu (8/3), berikut merupakan 7 ciri khas yang dimiliki oleh orang yang menganggap uang sebagai standar utama kebahagiaan.

1. Mencari Validasi Melalui Barang Mewah

Orang yang menganggap uang sebagai standar utama kebahagiaan cenderung mengira bahwa memiliki barang mewah bisa membuat mereka merasa lebih bahagia dan percaya diri.

Mereka berpikir bahwa dengan memiliki mobil mahal, jam tangan bermerk, atau pakaian dari desainer ternama, mereka akan lebih dihormati oleh orang lain.

Namun, kebahagiaan yang datang dari barang-barang ini biasanya hanya akan bersifat sementara.

Setelah beberapa waktu, barang tersebut terasa biasa saja, dan keinginan untuk membeli sesuatu yang lebih mahal pun muncul.

Hal ini bisa menjadi siklus tanpa akhir di mana seseorang terus berusaha mendapatkan validasi dari orang lain melalui apa yang mereka miliki, bukan dari siapa diri mereka yang sebenarnya.

Jika seseorang terlalu terobsesi dengan citra yang ingin mereka tunjukkan, mereka bisa kehilangan jati diri dan merasa hampa meskipun hidup mereka tampak mewah di luar.

2. Mengabaikan Kekayaan Non-Material

Orang yang menganggap uang sebagai standar utama kebahagiaan cenderung sibuk mengejar uang hingga lupa bahwa ada hal lain yang jauh lebih berharga dalam hidup, seperti kesehatan, keluarga, persahabatan, dan kebahagiaan batin.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore