Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 17.09 WIB

Hindari! 8 Pesan yang Tak Boleh Dikirim ke Pasangan, Seberapa Marah pun Anda

ilustrasi Hindari! 8 Pesan yang Tak Boleh Dikirim ke Pasangan, Seberapa Marah pun Anda / freepik - Image

ilustrasi Hindari! 8 Pesan yang Tak Boleh Dikirim ke Pasangan, Seberapa Marah pun Anda / freepik

JawaPos.com - Teknologi memudahkan komunikasi, tetapi juga bisa menjadi bumerang dalam hubungan.

Mengirim pesan teks memang praktis, namun tidak selalu menjadi cara terbaik untuk menyampaikan perasaan, terutama saat sedang emosi.

Sering kali, kata-kata yang diketik dalam keadaan marah justru memperkeruh suasana, menciptakan kesalahpahaman, dan meninggalkan luka yang sulit diperbaiki.

Saat emosi memuncak, keinginan untuk segera melampiaskannya lewat pesan teks bisa terasa begitu kuat.

Namun, sebelum jari-jari bergerak menekan tombol "kirim", ada baiknya berpikir dua kali. Beberapa pesan bisa berdampak lebih besar daripada yang dibayangkan, dan bisa membuat hubungan yang sedang bermasalah semakin rumit.

Melansir dari laman yourtango.com, berikut delapan pesan yang sebaiknya tidak pernah dikirim ke pasangan, tidak peduli seberapa marahnya perasaan yang sedang dirasakan.

Jika ingin hubungan tetap sehat dan harmonis, lebih baik simpan ponsel sejenak dan pilih cara komunikasi yang lebih baik.

1. "Mengapa kamu marah padaku?"

Saat pasangan sedang marah, mengirim pesan seperti ini justru bisa memperburuk situasi. Alih-alih mendapatkan jawaban yang menenangkan, kemungkinan besar yang terjadi adalah adu argumen panjang yang tak ada ujungnya. Jika ada masalah, sebaiknya bicarakan langsung melalui telepon atau, lebih baik lagi, secara tatap muka.

2. "Kenapa kamu tidak membalas pesanku? Apa kamu sudah tidak tertarik padaku lagi?"

Menunggu balasan pesan memang bisa membuat gelisah, tetapi mengirim pesan yang penuh kecurigaan hanya akan memperburuk keadaan. Jika pasangan sedang sibuk atau butuh waktu sendiri, memberinya ruang adalah pilihan yang lebih bijak daripada menuntut perhatian lewat pesan teks yang penuh tekanan.

3. "Aku lihat foto temanmu yang kamu unggah di internet"

Mengomentari unggahan pasangan dengan nada cemburu atau penuh kecurigaan bisa membuat hubungan terasa tidak nyaman. Media sosial seharusnya tidak menjadi ajang pengawasan, dan terlalu banyak memantau aktivitas pasangan di dunia maya bisa merusak kepercayaan dalam hubungan. Jika ada hal yang mengganggu, lebih baik bicarakan langsung dengan tenang.

4. "Kita sudah selesai. Hubungan ini berakhir!"

Memutuskan hubungan lewat pesan teks adalah tindakan yang tidak dewasa dan tidak menghormati pasangan. Perpisahan adalah hal yang serius dan menyakitkan, sehingga harus disampaikan dengan cara yang pantas, yaitu melalui percakapan langsung.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore