
Ilustrasi seseorang yang tidak tahan melihat orang lain sukses. (Hack Spirit)
JawaPos.com — Perasaan iri dan dengki terhadap kesuksesan orang lain adalah fenomena yang kerap ditemui dalam interaksi sosial. Beberapa individu merasa tidak nyaman atau bahkan terganggu ketika melihat orang di sekitarnya meraih keberhasilan.
Sikap ini tidak hanya merugikan hubungan antarpribadi, tetapi juga dapat menghambat perkembangan diri mereka sendiri.
Dalam artikel ini, Jawa Pos akan membahas tujuh kebiasaan yang umum ditemui pada individu yang tidak tahan melihat orang lain sukses.
Dengan mengenali tanda-tanda ini, diharapkan kita dapat mengatasi perilaku negatif tersebut, baik dalam diri sendiri maupun orang lain.
Psikologi mengidentifikasi sejumlah perilaku yang sering muncul pada orang-orang yang sulit menerima kesuksesan orang lain. Dilansir dari Hack Spirit, Selasa (25/2), berikut adalah tujuh kebiasaan tersebut:
1. Sering Merendahkan Prestasi Orang Lain
Individu dengan kebiasaan ini cenderung mengecilkan pencapaian orang lain. Sikap ini sering kali berasal dari rasa tidak aman dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.
Mereka mungkin mengatakan bahwa kesuksesan tersebut hanya karena keberuntungan atau faktor eksternal lainnya, bukan hasil kerja keras dan kemampuan.
2. Menyamarkan Kecemburuan sebagai ‘Kejujuran yang Blak-blakan’ walaupun Pahit
Beberapa orang mungkin memberikan kritik tajam terhadap keberhasilan orang lain dengan dalih kejujuran. Mereka mengklaim bahwa mereka hanya ingin membantu, padahal sebenarnya mereka merasa iri dan berusaha menjatuhkan semangat orang lain.
3. Selalu Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Orang yang tidak tahan melihat kesuksesan orang lain sering kali terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri mereka dengan orang lain.
Hal ini dapat memicu perasaan rendah diri dan ketidakpuasan, yang kemudian mendorong mereka untuk meremehkan pencapaian orang lain.
4. Merasa Senang saat Orang Lain Gagal
Ada individu yang diam-diam merasa puas ketika melihat orang lain mengalami kegagalan. Perasaan ini dikenal sebagai schadenfreude, di mana seseorang merasa senang atas penderitaan atau kemalangan orang lain. Sikap ini mencerminkan ketidakamanan dan kurangnya empati.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
