Ilustrasi orang sedang sibuk melakukan pekerjaan (Freepik)
JawaPos.com - Personal branding merupakan sebuah proses pembentukan persepsi masyarakat terhadap diri seseorang yang dipandang sebagai merek atau brand oleh target market.
Dengan kata lain, proses membentuk persepsi masyarakat akan diri seseorang yang meliputi kepribadiannya, kemampuan, dan aspek lainnya yang menciptakan persepsi positif di benak masyarakat serta dapat digunakan sebagai alat pemasaran.
Personal branding perlu dimiliki oleh individu untuk dapat bersaing di dunia kerja, menggapai pekerjaan, dan pengembangan profesi kerja.
Baca Juga: Simak dan Pahami, Inilah 8 Kebiasaan Umum yang Membuat Kecerdasan Anda Terlihat Berkurang
Dengan Personal branding yang kuat dapat mendorong individu dalam mengembangkan kemampuannya dan meningktakan self awareness, self-esteem, self-wroth, dan nilai positif lainnya.
Sehingga dapat menjadi nilai pembeda atau keunikan seorang individu dari orang lain. Seperti dilansir dari Digital Marketing Institute dan Forbes, berikut tujuh cara jitu untuk membangun personal branding.
Membangun personal branding bukan sebuah langkah yang mudah. Meskipun Anda ingin membangun citra profesional, penting untuk menunjukkan kepribadian Anda melalui unggahan media sosial. Tulislah dengan gaya bicara yang biasa Anda gunakan. Jadilah otentik. Jujur.
Baca Juga: Simak dan Pahami, Inilah 8 Kebiasaan Umum yang Membuat Kecerdasan Anda Terlihat Berkurang
Bicarakan hal-hal yang benar-benar penting bagi Anda (daripada mencoba mengikuti tren terkini). Dan jangan berpura-pura menjadi orang lain. Ini semua adalah bagian dari upaya memastikan citra Anda tetap konsisten.
Diperkirakan ada lebih dari 5 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia dan rata-rata orang menggunakan 6,7 jaringan sosial yang berbeda setiap bulan, menurut Datareportal.
Angka-angka tersebut menunjukkan adopsi platform sosial di berbagai kelompok usia dan lokasi. Namun, tidak setiap akun akan membantu membangun kehadiran Anda secara daring dan dengan begitu banyak jaringan yang harus diikuti, seberapa bergunakah masing-masing akun untuk kehebatan sosial?
Jadi, lakukan audit dan putuskan saluran media sosial mana yang akan difokuskan. Lalu hapus akun-akun lama yang tidak lagi Anda gunakan atau yang tidak lagi berguna bagi Anda.
Untuk jaringan yang akan Anda gunakan, pastikan semua informasi Anda akurat dan lengkap. Ini akan membantu Anda mengarahkan dan meningkatkan lalu lintas ke jaringan yang akan memamerkan Anda dan karya Anda.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
