
Ilustrasi. (pexels.com)
JawaPos.com - Orang narsistik adalah ahli dalam permainan psikologis. Mereka tahu persis bagaimana membuat Anda terjebak dalam lingkaran tanpa akhir, membuat Anda putus asa, mempertanyakan diri sendiri, dan akhirnya mengemis validasi dari mereka.
Trik manipulator yang mereka gunakan sering kali begitu halus sehingga Anda bahkan tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Mereka tidak mengendalikan dengan kekerasan fisik, namun mereka mengendalikan dengan taktik psikologis.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Rabu (19/2), berikut adalah tujuh trik manipulator yang mereka gunakan untuk membuat Anda terperangkap.
1. Mereka Membombardir Anda dengan Cinta—Lalu Merampasnya
Pada awalnya, orang narsistik akan membuat Anda merasa seperti orang paling istimewa di dunia. Mereka akan menghujani Anda dengan perhatian, pujian, dan kasih sayang. Ini adalah fase love bombing. Ini strategi yang dirancang untuk membuat Anda terpikat.
Tapi begitu mereka yakin Anda sudah terlibat secara emosional, semuanya berubah. Pujian berhenti. Mereka menjadi dingin dan jauh, seolah-olah Anda tidak ada artinya. Anda mulai bertanya-tanya apa yang salah. Apa yang telah Anda lakukan?
Mengapa mereka berubah? Dan di situlah jebakannya karena Anda akan mulai berusaha lebih keras untuk mendapatkan kembali perhatian mereka. Fenomena ini dijelaskan dalam penelitian psikolog B.F. Skinner tentang penguatan berkala, ketika hadiah (seperti cinta dan validasi) diberikan secara acak, orang menjadi semakin putus asa untuk mendapatkannya.
2. Mereka Membuat Anda Meragukan Diri Sendiri
Ini adalah salah satu trik manipulator paling berbahaya: gaslighting. Orang narsistik sangat ahli dalam memutarbalikkan realitas hingga Anda tidak lagi yakin dengan ingatan atau penilaian Anda sendiri.
Misalnya, mereka bisa saja berkata, “Kamu terlalu berlebihan, aku tidak pernah mengatakan itu.” Atau, “Kamu selalu mengarang-ngarang cerita.” Seiring waktu, Anda mulai mempertanyakan diri sendiri: Apakah aku memang salah? Apakah aku terlalu sensitif?
Psikolog Robin Stern, dalam bukunya The Gaslight Effect, menyebut gaslighting sebagai cara sistematis untuk mengikis realitas seseorang. Dan semakin lama Anda mengalaminya, semakin sulit untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang telah dimanipulasi.
3. Mereka Memberi Anda Cukup Banyak untuk Membuat Anda Ketagihan
Orang narsistik tidak akan memperlakukan Anda dengan buruk sepanjang waktu. Mereka tahu persis kapan harus bersikap baik untuk membuat Anda tetap bertahan.
Tepat ketika Anda hampir menyerah, mereka tiba-tiba berubah menjadi versi terbaik mereka lagi. Mereka meminta maaf, berjanji akan berubah, mengingatkan Anda pada momen-momen indah yang pernah kalian lalui. Dan Anda pun mulai berpikir, mungkin kali ini berbeda.
Sayangnya, itu tidak akan pernah terjadi. Siklus ini selalu berulang: rasa sakit, kebingungan, lalu kehangatan yang cukup untuk membuat Anda tetap bertahan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
