
Ilustrasi: Ciri kepribadian orang senang sekolah tapi benci dunia kerja (senivpetro-freepik)
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, masa sekolah adalah kenangan yang penuh semangat, pembelajaran, dan interaksi sosial yang menyenangkan.
Namun, ketika memasuki dunia kerja, perasaan itu berubah menjadi tekanan, kejenuhan, atau bahkan ketidakpuasan. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Menurut psikologi, perbedaan lingkungan, nilai, dan ekspektasi antara sekolah dan dunia kerja dapat mempengaruhi cara seseorang merasa nyaman atau tidak.
Melansir News Reports, berikut adalah delapan ciri yang menunjukkan mengapa seseorang bisa menikmati sekolah tetapi justru merasa tidak bahagia saat bekerja.
1. Suka Belajar Terstruktur, tapi Benci Rutinitas Kaku
Di sekolah, pembelajaran biasanya terstruktur dengan jadwal yang jelas, tetapi tetap bervariasi sesuai mata pelajaran. Sementara itu, dunia kerja sering kali terasa monoton dengan tugas yang sama setiap hari. Ini membuat mereka merasa terjebak dalam pola yang membosankan.
2. Butuh Umpan Balik yang Jelas
Di sekolah, mereka terbiasa mendapatkan nilai, komentar guru, atau hasil ujian sebagai bentuk umpan balik. Namun, di dunia kerja, apresiasi atau evaluasi sering terasa samar dan tidak terukur. Akibatnya, mereka kehilangan arah dan motivasi.
3. Belajar Karena Penasaran, Bukan Demi Uang
Baca Juga: Memiliki Relasi Luas: 4 Zodiak yang Sangat Mahir dalam Hal Berkomunikasi dengan Orang Lain
Di lingkungan sekolah, belajar dilakukan karena rasa ingin tahu dan minat terhadap ilmu baru. Namun, di dunia kerja, fokus utama adalah profit dan produktivitas. Ini membuat mereka merasa kehilangan makna dalam bekerja.
4. Menyukai Variasi, tapi Terjebak dalam Rutinitas
Di sekolah, setiap hari memiliki jadwal yang berbeda dengan berbagai pelajaran. Sebaliknya, dunia kerja sering kali menuntut fokus pada tugas yang sama berulang-ulang. Rutinitas ini membuat mereka cepat merasa bosan.
5. Suka Pencapaian Nyata, tapi Merasa Jalan di Tempat
Di sekolah, hasil belajar terlihat jelas dalam bentuk nilai, sertifikat, atau kelulusan. Namun, di dunia kerja, pencapaian sering terasa abstrak atau lambat diakui. Ini membuat mereka merasa tidak berkembang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
