Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Februari 2025 | 02.52 WIB

Orang yang Sering Usil dan Menganggu, Biasanya Memiliki 7 Sifat Tak Menyenangkan Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi pertemanan yang sudah tidak sehat.

 
JawaPos.com - Dalam lingkungan pertemanan kita, selalu saja ada orang yang usia dan suka mengganggu. Orang-orang ini terkadang menyenangkan tapi jika tak tahu waktu sering menjadi menyebalkan.
 
Mereka senang memprovokasi, melewati batas, dan menikmati melihat orang lain kesal. Namun, mengapa mereka bertindak seperti itu? Dari sudut pandang psikologi, ada beberapa ciri khas yang sering dimiliki orang-orang seperti ini. 
 
Berikut tujuh tanda utama yang menunjukkan seseorang gemar mengganggu orang lain, dikutip dari Small Business Bonfire, Senin (10/2).
 
 
 
1. Kurangnya Empati
 
Orang yang senang mengganggu biasanya kurang memiliki empati emosional. Mereka tidak benar-benar memahami atau peduli dengan perasaan orang lain.
 
Alih-alih berpikir, "Bagaimana perasaan orang lain jika saya melakukan ini?" mereka lebih fokus pada kesenangan atau kendali yang mereka dapatkan dari mengganggu orang lain.
 
Jika seseorang terus menerus mengusik kelemahan Anda tanpa peduli dampaknya, besar kemungkinan mereka tidak merasakan ketidaknyamanan yang Anda alami.
 
2. Senang Mengontrol Situasi
 
Beberapa orang mengganggu bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk merasa berkuasa. Mereka menikmati melihat reaksi orang lain karena itu membuat mereka merasa memiliki kendali atas situasi.
 
Misalnya, rekan kerja yang suka melontarkan komentar sinis atau sengaja memicu drama. Mereka sebenarnya bukan hanya iseng—tetapi ingin merasa lebih unggul dibandingkan orang lain.
 
3. Menghina dengan Dalih “Bercanda”
 
Pernah bertemu seseorang yang suka melontarkan "candaan" yang sebenarnya menyakitkan? Jika Anda bereaksi, mereka akan berkata, "Santai saja, itu cuma bercanda!"
 
Ini adalah salah satu cara orang yang suka mengganggu menyamarkan niat mereka. Mereka bisa meledek, meremehkan, atau bahkan mempermalukan Anda, tetapi tetap bisa mengelak dari tanggung jawab dengan mengatakan itu hanyalah lelucon.
 
4. Menikmati Melihat Orang Lain Kesal
 
Beberapa orang merasa senang ketika melihat orang lain kehilangan kesabaran. Mereka sengaja memprovokasi sampai Anda meledak, lalu berpura-pura tidak mengerti apa yang salah.
 
Penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa beberapa individu memiliki kecenderungan sadisme sehari-hari, yaitu menikmati melihat orang lain frustasi atau tidak nyaman.
 
Jika Anda menghadapi orang seperti ini, cobalah untuk tidak menunjukkan reaksi emosional yang mereka harapkan.
 
5. Sering Memutarbalikkan Fakta (Gaslighting)
 
Orang yang suka mengganggu juga sering menggunakan taktik manipulasi seperti gaslighting—membuat Anda meragukan ingatan atau perasaan Anda sendiri.
 
Misalnya, mereka bisa berkata sesuatu yang menyakitkan, tetapi ketika Anda mengonfrontasi mereka, mereka akan menyangkal dengan mengatakan, "Kamu terlalu sensitif", atau "Itu tidak pernah terjadi."
 
Gaslighting membuat korbannya bingung dan merasa bersalah, sehingga si pelaku bisa terhindar dari tanggung jawab atas perilaku buruknya.
 
6. Suka Menyerang Titik Lemah Anda
 
Orang yang gemar mengganggu sering kali punya bakat menemukan kelemahan orang lain dan menggunakannya sebagai senjata.
 
Misalnya, jika Anda sedang tidak percaya diri dengan karier Anda, mereka bisa berkata, "Tidak semua orang memang ditakdirkan untuk sukses, kan?" atau jika Anda ingin menurunkan berat badan, mereka mungkin berkomentar, "Yang penting punya kepribadian baik, bukan?"
 
Cara terbaik menghadapi orang seperti ini adalah dengan menerima diri sendiri dan tidak membiarkan mereka menentukan harga diri Anda.
 
7. Terlihat Ramah di Awal
 
Menariknya, banyak orang yang suka mengganggu justru terlihat ramah dan menyenangkan saat pertama kali bertemu. Mereka pandai bersosialisasi, membuat orang lain merasa nyaman, dan bahkan tampak seperti teman yang baik.
 
Namun seiring waktu, mereka mulai menguji batas dengan komentar sinis, lelucon yang menusuk, atau sikap manipulatif. 
 
Nah, jika seseorang berubah dari menyenangkan menjadi toksik ketika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, itu pertanda Anda harus berhati-hati.
 
Cara Menghadapi Orang yang Suka Mengganggu
 
Jika Anda bertemu dengan seseorang yang suka memancing emosi, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah:
 
Tetap tenang, Jangan memberikan reaksi emosional yang mereka inginkan.
 
Tetapkan batasan, Jika mereka terus melewati batas, tegaskan bahwa Anda tidak akan mentoleransi perilaku tersebut.
 
Jaga jarak jika perlu, Jika seseorang terus menerus merugikan Anda, tidak ada salahnya untuk menjauh demi ketenangan diri.
 
Pada akhirnya, perilaku mereka lebih mencerminkan diri mereka sendiri daripada Anda. Ketika Anda berhenti memberi mereka perhatian yang mereka cari, mereka kehilangan kendali atas Anda.
 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore