Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 17.19 WIB

Orang yang Sulit Melupakan Masa Lalu Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang sulit melupakan masa lalu. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sulit melupakan masa lalu. (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa terjebak dalam lingkaran pikiran yang berulang-ulang tentang masa lalu? Tidak peduli seberapa keras mencoba untuk maju, ada sesuatu yang selalu menarik kembali ke kenangan lama.

Bagi sebagian orang, melepaskan masa lalu bukan sekadar sulit, tetapi terasa mustahil. Hal ini bukan hanya tentang kurangnya tekad atau gangguan yang kurang efektif. Menurut psikologi, ada ciri-ciri kepribadian tertentu yang membuat seseorang lebih sulit untuk benar-benar move on dan hidup di masa sekarang.

Jika kamu merasa mengalami hal yang sama, mengenali pola ini bisa menjadi langkah awal untuk berubah. Dilansir dari Hack Spirit, berikut tujuh ciri kepribadian yang biasanya dimiliki oleh orang yang sulit melupakan masa lalu:

1. Terlalu Banyak Menganalisis Segala Hal

Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk memutar ulang percakapan dalam kepala mereka, menganalisis setiap kata, nada bicara, dan bahkan makna tersembunyi dari interaksi mereka dengan orang lain.

"Apakah aku mengatakan hal yang salah? Apa mereka diam-diam menilaiku negatif? Seandainya aku merespons dengan cara yang berbeda, apakah hasilnya akan lain?"

Orang yang sulit move on sering kali memiliki kecenderungan untuk terjebak dalam overthinking. Mereka terus memikirkan apa yang seharusnya atau bisa saja terjadi, alih-alih menerima kenyataan dan melanjutkan hidup.

2. Mengaitkan Harga Diri dengan Kesalahan di Masa Lalu

Banyak orang membawa kesalahan mereka sebagai beban yang terus menghantui. Setiap kegagalan, hubungan yang kandas, atau peluang yang terlewat dianggap sebagai bukti bahwa mereka tidak cukup baik.

Mereka bukan hanya mengingat masa lalu, tetapi menjadikannya sebagai identitas diri. Hal ini membuat mereka sulit untuk melangkah karena selalu dihantui oleh perasaan bersalah atau tidak layak.

Salah satu cara untuk keluar dari pola ini adalah dengan berlatih belas kasih terhadap diri sendiri. Kesalahan bukanlah cerminan diri secara keseluruhan, melainkan bagian dari proses belajar dan tumbuh.

3. Kesulitan Menghadapi Ketidakpastian

Banyak orang merasa bahwa memahami sepenuhnya apa yang terjadi di masa lalu bisa memberikan ketenangan batin. Mereka terus mencari jawaban atas pertanyaan yang mungkin tidak pernah memiliki jawaban pasti.

Mengapa orang itu meninggalkanku? Bagaimana jika aku mengambil keputusan berbeda? Bisakah segalanya menjadi lebih baik? Mereka yang kesulitan move on sering kali tidak nyaman dengan ketidakpastian.

Padahal, belajar menerima bahwa tidak semua hal memiliki jawaban yang jelas bisa menjadi langkah awal untuk benar-benar melepaskan masa lalu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore