
Ilustrasi seseorang yang suka membalas pesan menggunakan voice note.
JawaPos.com – Komunikasi digital semakin berkembang, dan salah satu tren yang semakin populer adalah penggunaan voice note dalam percakapan sehari-hari. Alih-alih mengetik pesan, beberapa orang lebih memilih mengirimkan rekaman suara sebagai bentuk komunikasi yang lebih praktis dan ekspresif.
Namun, kebiasaan ini bukan sekadar soal efisiensi atau kemalasan mengetik—ternyata, ada karakteristik unik yang dimiliki oleh mereka yang lebih suka menggunakan voice note dibandingkan teks tertulis.
Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi suara memiliki dampak emosional yang lebih kuat dibandingkan teks.
Seperti yang diungkap dalam studi dari University of Minnesota, orang yang lebih sering menggunakan media berbasis suara, seperti voice note atau podcast, cenderung memiliki keterampilan mendengarkan secara aktif yang lebih baik.
Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan berkomunikasi dengan suara bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan kepribadian dan cara seseorang membangun koneksi dengan orang lain.
Lalu, apa saja ciri khas kepribadian orang-orang yang lebih suka mengirim voice note dibandingkan mengetik pesan? Mengutip Hack Spirit, Jumat (7/2), berikut sembilan karakteristik unik yang sering mereka miliki:
1. Menghargai Sentuhan Personal dalam Komunikasi
Orang yang sering mengirim voice note memahami bahwa suara dapat menyampaikan emosi dan niat dengan lebih jelas dibandingkan teks. Nada bicara, intonasi, dan jeda dalam berbicara membawa nuansa yang tidak bisa ditransmisikan hanya dengan kata-kata tertulis. Mereka cenderung lebih memahami pentingnya koneksi emosional dalam komunikasi.
2. Sang Komunikator yang Efisien
Mengetik pesan panjang bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan sekadar mengucapkannya. Mereka yang memilih voice note sering kali ingin menyampaikan pesan dengan lebih cepat dan jelas. Mereka menghargai waktu, baik waktu mereka sendiri maupun waktu orang lain, sehingga lebih memilih metode komunikasi yang langsung dan efektif.
3. Pendengar yang Baik
Menariknya, kebiasaan mengirim voice note sering kali dikaitkan dengan kemampuan mendengarkan yang baik. Mereka memahami bahwa komunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang memahami lawan bicara.
Seperti yang ditemukan dalam studi University of Minnesota, orang yang sering menggunakan media berbasis suara lebih cenderung memiliki keterampilan mendengarkan yang lebih tinggi.
4. Sabar dalam Berkomunikasi

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
