Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 00.21 WIB

Jika Kamu Melakukan 8 Perilaku Ini Saat Stres, Kamu Memiliki Kepribadian Sangat Kuat dan Tangguh

Ilustrasi orang yang tetap tenang saat stres. - Image

Ilustrasi orang yang tetap tenang saat stres.

JawaPos.com - Stres merupakan suatu kondisi seseorang ketika dilanda suatu masalah atau kegelisahan pada hal yang belum terjadi, jika ini tidak dikelola dengan baik maka bisa membahayakan kesehatan fisik maupun mental.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan pada Senin (03/02) kita semua sering menganggap bahwa stres itu negatif, padahal itu merupakan respons alami manusia saat menghadapi tekanan.

Hal yang mampu membedakannya adalah dari cara kita mengelola stres itu sendiri, ketika stres membuat kita menjadi lebih terpacu dan termotivasi, ini dinamakan eustress atau stres yang positif.

Eustress bermanfaat dalam memacu kreativitas, menimbulkan inspirasi dan rasa bahagia, serta menyehatkan tubuh. Eustress diperlukan, misalnya untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan sebelum tenggat waktu yang diberikan, mengejar prestas, atau pencapaian positif lainnya.

Sebaliknya, distress adalah stres negatif yang timbul ketika kita tidak sanggup mengatasi tekanan atau tantangan yang dihadapi. Distress adalah perasaan tidak nyaman, kewalahan, cemas, dan gelisah, jika berkelanjutan dengan intensitas tinggi, lama kelamaan akan merusak kesehatan mental.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Senin (03/02) jika kamu melakukan 8 perilaku ini saat stres, artinya kamu memiliki kepribadian yang kuat dan tangguh :

1. Tidak panik

Ketidakpastian dan stres merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Beberapa orang kehilangan ketenangannya, sementara yang lain tetap tenang.

Kamu tetap tenang dan menghadapi situasi secara langsung, tidak membiarkannya mendikte tindakanmu dan menerima tantangan, berfokus pada solusi daripada masalah itu sendiri.

Ini seperti kamu memiliki perisai pribadi terhadap stres, melindungi pikiran dari kekacauan, dan membantu kamu mengambil keputusan yang rasional.

2. Melihat stres sebagai tantangan, bukan ancaman

Hal ini menyadarkan bahwa stres sebenarnya dapat mendorong pertumbuhan jika kita semua memiliki pola pikir yang benar. Seperti halnya melihat tumpukkan pekerjaan, alih-alih melihatnya sebagai ancaman tapi sebagai tantangan yang harus ditaklukkan.

3. Berorientasi pada solusi

Ketika stres melanda, sebagian orang menjadi terpaku pada masalahnya, mereka terus memikirkannya, membiarkannya menyita pikiran, dan tindakan mereka. Tapi, jika kamu adalah seseorang dengan kepribadian yang kuat, fokus itu beralih ke mencari solusi.

Misalnya, dalam situasi tekanan tinggi, alih-alih mengkhawatirkan potensi dampak negatifnya, kamu segera mulai memikirkan cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Situasinya mungkin menakutkan tetapi jangan biarkan hal itu melumpuhkanmu.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore