Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 06.55 WIB

8 Kebiasaan Buruk yang Merusak Kulit Hingga Berakibat Penuaan Lebih Cepat, Apa Saja?

Ilustrasi kulit mulai keriput

JawaPos.com – Kulit yang sehat dan awet muda bukan hanya soal perawatan mahal, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang sering kali diabaikan. Tanpa disadari, beberapa rutinitas yang tampak sepele justru dapat merusak kulit dan mempercepat tanda-tanda penuaan.

Jika ingin kulit tetap sehat dan bercahaya lebih lama, ada baiknya mengenali beberapa rutinitas buruk berikut yang diam-diam bisa merusak kulitmu.

Dilansir dari geediting.com pada Kamis (30/1), diterangkan bahwa terdapat delapan kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit hingga berakibat pada penuaan lebih cepat dari pada biasanya.

  1. Kelalaian penggunaan tabir surya

Perlindungan dari sinar matahari seringkali diabaikan banyak orang, padahal dampaknya sangat serius bagi kesehatan kulit. Para ahli dermatologi selalu menekankan pentingnya SPF sebagai pertahanan utama dari kerusakan akibat paparan sinar UV.

Sinar ultraviolet dapat menyebabkan garis-garis halus dan kerutan dini yang sulit dihilangkan, belum lagi masalah noda hitam yang membandel. Konsistensi dalam penggunaan tabir surya setiap hari, bahkan saat cuaca mendung, menjadi kunci untuk mempertahankan kesehatan dan kecerahan kulit jangka panjang.

  1. Tidur dengan riasan wajah

Kelelahan setelah beraktivitas seharian sering membuat kita malas membersihkan riasan wajah sebelum tidur. Makeup yang dibiarkan menempel semalaman akan menyumbat pori-pori dan mencegah proses regenerasi alami kulit saat tidur.

Kondisi ini bisa memicu munculnya jerawat dan mempercepat penuaan dini karena kulit tidak bisa bernapas dengan optimal. Riasan yang tertinggal juga bisa menjadi magnet bagi kotoran dan bakteri yang mengakibatkan kondisi kulit semakin memburuk.

  1. Kebiasaan merokok

Merokok tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga memberikan efek destruktif pada kulit. Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah mengecil sehingga mengurangi aliran darah ke kulit dan menghambat distribusi nutrisi penting seperti Vitamin A.

Kebiasaan ini merusak kolagen dan elastin yang berperan penting dalam menjaga kelenturan dan kekenyalan kulit. Setiap batang rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang bisa membuat kulit kehilangan cahayanya dan berubah kekuningan.

  1. Kurangnya hidrasi

Menjaga hidrasi tubuh sering terabaikan dalam rutinitas sehari-hari padahal sangat vital untuk kesehatan kulit. Air membantu mengoptimalkan kelembaban kulit dan memperlancar distribusi nutrisi ke sel-sel kulit.

Dehidrasi bisa menyebabkan kulit menjadi kering, kaku, dan bersisik yang pada akhirnya mengurangi elastisitas dan mempercepat munculnya kerutan. Konsumsi minimal delapan gelas air putih sehari menjadi standar yang perlu dipenuhi, dan penting untuk diingat bahwa kopi atau teh tidak bisa menggantikan fungsi air putih karena justru bisa menyebabkan dehidrasi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore