
Ilustrasi bercocok tanam (jcomp/freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, menghitung hari sebelum bercocok tanam dianggap penting untuk menentukan waktu yang paling tepat guna mendapatkan hasil panen yang optimal.
Kepercayaan ini didasarkan pada perhitungan neptu hari dan pasaran, yang dipercaya dapat menentukan jenis tanaman mana yang akan tumbuh dengan baik berdasarkan hari penanamannya.
Meski di era modern banyak yang mengandalkan pupuk kimia dan teknologi pertanian, masih banyak petani yang menerapkan cara tradisional ini dengan harapan memperoleh hasil yang lebih alami dan berkualitas.
Namun, apakah metode ini hanya sekadar mitos atau memang memiliki dasar yang bisa dibuktikan?
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah merangkum dari kanal youTube Jenggo Erpah pada Kamis (30/01) akan membahas lebih dalam mengenai perhitungan hari bercocok tanam menurut primbon Jawa, serta bagaimana metode ini bisa dikaitkan dengan prinsip-prinsip pertanian modern.
Dengan memahami konsep ini, Anda bisa menentukan sendiri apakah ingin mencobanya atau tidak dalam praktik bercocok tanam Anda.
1. Menentukan Jenis Tanaman yang Akan Ditanam
Sebelum menghitung hari yang tepat, langkah pertama adalah menentukan jenis tanaman yang ingin Anda tanam.
Dalam perhitungan Jawa, setiap tanaman dikategorikan berdasarkan bagian yang dipanen, seperti akar, batang, daun, atau buah.
Misalnya, sayuran seperti bayam dan kangkung lebih cocok ditanam pada hari yang hitungannya jatuh pada kategori daun, sementara pohon buah lebih baik ditanam pada hari yang hitungannya jatuh pada kategori buah.
2. Menggunakan Perhitungan Neptu Hari dan Pasaran
Sistem perhitungan ini didasarkan pada nilai neptu dari hari dan pasaran dalam kalender Jawa. Setiap hari memiliki nilai angka tersendiri, begitu juga dengan pasarannya (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage).
Setelah menjumlahkan nilai neptu dari kedua faktor tersebut, hasilnya dibagi empat, dan sisanya akan menentukan kategori tanaman yang cocok ditanam pada hari tersebut.
3. Memilih Waktu yang Tepat dalam Setahun
Selain berdasarkan perhitungan hari, memilih musim yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap hasil panen.
Biasanya, musim hujan menjadi waktu terbaik untuk menanam sebagian besar tanaman karena ketersediaan air yang melimpah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
