
Ilustrasi seseorang yang sendirian.
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, hubungan romantis dan pacaran merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan.
Namun, ada juga individu yang meskipun sudah memasuki usia dewasa, belum pernah merasakan pacaran.
Hal ini tentunya dapat menimbulkan pertanyaan, mengapa ada orang yang tidak pernah berpacaran? Apa alasan psikologis di balik fenomena ini?
Dilansir dari Harley Therapy berdasarkan berbagai penelitian dari perspektif psikologis, ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa seseorang mungkin kesulitan untuk membentuk hubungan romantis.
1. Pengalaman Trauma atau Luka Masa Lalu
Salah satu alasan utama mengapa seseorang tidak pernah berpacaran adalah karena trauma atau luka emosional dari masa lalu yang belum tuntas. Banyak orang yang mengalami kekecewaan besar dalam hubungan sebelumnya, entah itu berupa kegagalan dalam pernikahan, pengkhianatan, atau bahkan hubungan yang sangat buruk saat masih muda. Trauma emosional ini dapat membekas di hati seseorang, dan mereka mungkin merasa takut untuk membuka diri kembali untuk mencintai atau dicintai.
2. Ketakutan Terhadap Keterikatan Emosional
Beberapa orang memiliki ketakutan atau kecemasan yang mendalam terhadap keterikatan emosional dalam hubungan. Bagi mereka, berpacaran atau menjalin hubungan romantis berarti memberi sebagian besar diri mereka kepada orang lain, yang terkadang bisa terasa menakutkan.
Kecemasan ini bisa berasal dari pengalaman masa kecil yang melibatkan ketidakstabilan emosional atau bahkan pola asuh yang kurang mendukung. Seiring waktu, perasaan cemas ini berkembang menjadi ketakutan yang lebih besar terhadap kedekatan emosional, yang akhirnya menghalangi seseorang untuk membuka diri dalam hubungan romantis.
3. Kurangnya Kepercayaan Diri atau Rasa Tidak Cukup Baik
Rasa rendah diri atau kurangnya kepercayaan diri sering menjadi alasan kuat mengapa seseorang memilih untuk tidak berpacaran. Orang yang merasa tidak cukup menarik, tidak pantas mendapatkan cinta, atau merasa tidak cukup baik untuk pasangan potensial, mungkin akan memilih untuk menghindari hubungan romantis. Perasaan ini sering kali berakar pada kritik atau penolakan yang diterima pada masa muda, baik itu dari keluarga, teman sebaya, atau bahkan pasangan sebelumnya.
4. Terlalu Fokus pada Karier atau Tujuan Lain
Tidak sedikit orang yang memilih untuk mengalihkan perhatian mereka dari hubungan romantis dan lebih fokus pada pengembangan diri atau pencapaian karier. Bagi mereka, berpacaran atau menjalin hubungan bisa dianggap sebagai gangguan atau bahkan prioritas kedua setelah tujuan hidup lainnya.
Meski demikian, hal ini bisa membuat seseorang merasa kesepian atau terisolasi di beberapa titik. Beberapa orang bahkan mungkin tidak menyadari bahwa mereka merasa kosong atau membutuhkan hubungan emosional yang lebih dalam.
5. Pola Asuh dan Lingkungan Keluarga

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
