Ilustrasi orang yang sukses, tapi tidak bahagia. (Freepik)
JawaPos.com – Kesuksesan seringkali dianggap sebagai jalan menuju kebahagiaan, tetapi menurut psikologi, ada orang-orang yang meskipun sukses, tidak sepenuhnya merasa bahagia.
Fenomena ini mencerminkan bahwa kesuksesan material atau profesional tidak selalu berbanding lurus dengan kepuasan emosional.
Orang-orang ini mungkin terus merasa ada yang kurang dalam hidup mereka, entah itu hubungan yang bermakna, waktu untuk diri sendiri, atau perasaan pencapaian sejati di luar aspek karier.
Dilansir dari geediting.com pada Senin (20/1), diterangkan bahwa terdapat delapan tanda seseorang yang telah sukses namun mereka tidak sepenuhnya bahagia atas pencapaiannya menurut Psikologi.
Dalam perjalanan menuju kesuksesan, sering kali kita terjebak dalam siklus tanpa akhir yang dikenal dengan 'hedonic treadmill', di mana setiap pencapaian baru hanya memberikan kebahagiaan sementara sebelum kembali ke titik awal.
Fenomena ini membuat seseorang terus-menerus mencari pencapaian yang lebih besar untuk mengisi kekosongan yang dirasakan, meskipun prestasi sebelumnya sudah sangat mengesankan.
Rasa puas yang semakin memudar dari setiap kesuksesan menjadi pertanda bahwa kebahagiaan sejati belum tercapai.
Perjalanan menuju kesuksesan seharusnya bukan hanya tentang mengejar target, tetapi juga tentang menemukan kegembiraan dalam setiap prosesnya.
Kesibukan dan dedikasi terhadap pekerjaan sering kali membuat seseorang tanpa sadar mengorbankan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Hubungan personal mulai terkikis ketika fokus yang berlebihan diberikan pada pencapaian karir, menciptakan rasa kesepian yang mendalam meski dikelilingi kesuksesan.
Psikologi mengonfirmasi bahwa fenomena ini umum terjadi di kalangan orang-orang sukses, di mana mereka menjadi terlalu tenggelam dalam pekerjaan hingga mengabaikan aspek relasi personal. Kesuksesan sejati seharusnya mencakup keseimbangan antara prestasi profesional dan hubungan yang sehat dengan orang-orang terdekat.
Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja lebih dari 50 jam per minggu cenderung mengalami penurunan kesehatan fisik dan mental. Pola makan yang tidak teratur, kurang tidur, dan minimnya aktivitas fisik menjadi hal yang lumrah dalam pengejaran kesuksesan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
