
Orang-orang yang sering menyaksikan pertengkaran saat tumbuh dewasa sering menunjukkan 8 perilaku ini saat dewasa
JawaPos.com - Pengalaman masa kecil kita sangat membentuk jati diri kita sebagai orang dewasa.
Menyaksikan pertengkaran secara teratur selama tahun-tahun pembentukan diri kita dapat memberikan dampak yang sangat besar.
Pengalaman-pengalaman ini sering kali menanamkan perilaku tertentu pada diri kita, respons yang kita kembangkan dari waktu ke waktu sebagai mekanisme penanggulangan atau strategi pertahanan.
Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Sabtu (18/1) ini, kita akan menyoroti delapan perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang dewasa yang sering menyaksikan pertengkaran saat mereka masih anak-anak.
Ini bukan tentang memberi label atau menstigmatisasi, tetapi tentang pemahaman dan empati. Mari kita mulai.
1. Meningkatnya kepekaan terhadap konflik
Tumbuh di lingkungan yang sering terjadi pertengkaran dapat membuat seseorang sangat peka terhadap konflik.
Kepekaan yang meningkat ini sering terlihat pada orang dewasa yang sering menyaksikan pertengkaran semasa kecil.
Seolah-olah mereka telah mengembangkan radar internal untuk mendeteksi ketegangan atau ketidaksetujuan, bahkan dalam bentuk yang paling halus sekalipun.
Kepekaan ini berasal dari kebutuhan naluriah untuk mengantisipasi dan menghindari konflik, sebuah strategi bertahan hidup yang dipelajari sejak dini.
2. Kesulitan dalam mengekspresikan emosi
Orang yang tumbuh di sekitar pertengkaran yang sering terjadi, memiliki kesulitan tertentu dalam mengekspresikan emosi.
Orang-orang ini dikelilingi oleh emosi yang mentah dan kuat, namun mereka selalu berjuang untuk mengartikulasikan perasaan mereka sendiri.
Ini seperti tumbuh besar di rumah yang terbakar dan kemudian tidak tahu cara menangani api.
Anda telah melihat kekuatan destruktif dari emosi yang tidak terkendali, jadi Anda menghindarinya. Anda memendamnya, khawatir tentang dampak buruk jika Anda mengungkapkannya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
