
Squid Game season 2 (instagram/cinemasrewind__)
JawaPos.com - Serial Squid Game telah memikat penonton global dengan alur ceritanya yang menegangkan dengan memberikan bubuhan kritik sosial yang mendalam pada ceritanya.
Bahkan serial Korea tersebut dikabarkan akan menghadirkan season ketiganya di tahun 2025 ini.
Karena kepopuleran Squid Game beberapa spekulasi atau konspirasi muncul mengenai kemungkinan inspirasi dari peristiwa nyata, khususnya tragedi Brothers' Home di Korea Selatan pada era 1970-an dan 1980-an.
Pasalnya netizen menilai bahwa cerita Squid Game ini sangat mirip dengan latar sosial, bahkan runutan kronologi mengenai kamp Brothers' Home. Apakah benar Squid Game didasarkan pada kisah kelam tersebut?
Sejarah Singkat Brothers' Home
Dilansir dari Asia-Pasific Journal pada sebuah jurnal bertajuk, “Big Brother” At Brothers Home: Exclusion And Exploitation Of Social Outcasts In South Korea, Brothers' Home adalah sebuah tempat yang beroperasi di Busan, Korea Selatan, antara tahun 1975 hingga 1987. Secara resmi, tempat ini disebut sebagai pusat kesejahteraan sosial yang bertujuan menampung tuna wisma dan individu yang dianggap "mengganggu ketertiban umum".
Meski begitu laporan mengungkapkan bahwa ribuan orang, termasuk anak-anak, ditahan secara paksa dan mengalami berbagai bentuk penyiksaan, kerja paksa, dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya. Berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan dengan keji teresebut, menyebabkan kematian 657 penghuni.
Pemerintah saat itu, di bawah rezim otoriter, menggunakan fasilitas seperti Brothers' Home sebagai upaya "pembersihan" menjelang acara internasional seperti Asian Games 1986 dan Olimpiade Seoul 1988.
Kasus pelanggaran HAM yang disembunyikan dari pandangan publik selama 25 tahun ini, akhirnya diselidiki berpuluh tahun setelahnya, yakni pada tahun 2022 kemarin oleh Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (TRC) Republik Korea (sebuah badan pemerintah yang menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia oleh negara).
Spekulasi Keterkaitan dengan 'Squid Game'
Beberapa pihak berspekulasi bahwa Squid Game mungkin terinspirasi oleh tragedi Brothers' Home, mengingat tema eksploitasi dan dehumanisasi dalam serial tersebut. Di sisi lain, dilansir dari The Tab, sutradara Squid Game, Hwang Dong-hyuk, telah menyatakan bahwa cerita dalam serial ini sepenuhnya fiksi.
Dong-hyuk mengakui bahwa isu sosial-ekonomi di Korea Selatan menjadi latar belakang cerita, tetapi tidak merujuk pada peristiwa spesifik seperti Brothers' Home. Ia juga mengatakan bahwa dirinya mendapat banyak inspirasi dari manga dan anime Jepang, yang bertemakan kelangsungan hidup.
“Saya mengakui dengan jujur bahwa saya mendapat inspirasi besar dari komik dan animasi Jepang selama bertahun-tahun,” kata Dong-hyuk kepada Variety dilansir dari The Tab (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia). Itu disebabkan karena Ia sangat sering membaca manga di masa saat Ia masih kesulitan secara finansial.
Meskipun tidak secara langsung terinspirasi oleh Brothers' Home, Squid Game mencerminkan realitas sosial yang pernah dan mungkin masih terjadi di Korea Selatan. Tema eksploitasi, ketidakadilan, dan perjuangan kelas dalam serial ini menggambarkan kritik terhadap sistem yang menindas individu marginal.
Hal ini sejalan dengan berbagai peristiwa sejarah, termasuk tragedi Brothers' Home, di mana individu rentan menjadi korban kebijakan represif dan eksploitasi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
