Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 20.15 WIB

Jangan Frustasi! Menurut Psikologi, Lakukan 3 Cara Efektif ini untuk Menghilangkan Kebiasaan Burukmu

Ilustrasi kebiasaan buruk merokok (Lil Artsy, Pexels) - Image

Ilustrasi kebiasaan buruk merokok (Lil Artsy, Pexels)

JawaPos.com - Seperti kata-kata bijak maling HP yang viral November lalu, bahwa “manusia adalah tempat salah dan lupa, wajarlah bukan nabi”. Setiap manusia pasti memiliki setidaknya satu kebiasaan buruk yang sulit untuk dihilangkan.

Entah itu terlalu sering minum manis, minum alkohol, merokok, atau mungkin bagi kebanyakan Gen-Z adalah scroll Tiktok berjam-jam sebelum tidur.

Terkadang saat melakukan kebiasaan tersebut kita sadar bahwa hal tersebut akan berdampak buruk untuk kita, namun tubuh dan pikiran rasanya tak ada daya untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Mengapa demikian? Menurut penelitian yang dilakukan oleh Wendy Wood, hal tersebut berhubungan dengan memori kebiasaan atau asosiasi respon-konteks, yang terbentuk karena seseorang secara terus-menerus mengulangi tindakan yang menghasilkan perasaan menyenangkan atau memuaskan.

Sering kali, untuk menghilangkan kebiasaan buruk tertentu, banyak orang hanya mencari tahu mengenai efek buruk kebiasaan tersebut tanpa melakukan tindakan nyata untuk menghilangkannya.

Dalam penelitian yang diterbitkan Juni 2024, Wood mengatakan bahwa hanya dengan menyadari bahwa kebiasaanmu bersifat buruk tidak akan membuatmu berhenti untuk melakukan hal tersebut.

Mengetahui efek negatif dari kebiasaan buruk memang dapat membantu menghilangkan kebiasaan tersebut. Akan tetapi, cara ini hanya efektif saat kita termotivasi untuk menghilangkan kebiasaan tersebut, dan saat motivasi itu hilang kita akan kembali melakukan kebiasaan buruk tersebut.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian yang berjudul “Habits, Goals, and Effective Behavior Change”, Woods memberikan tiga cara sederhana dan efektif untuk menghilangkan kebiasaan buruk sebagai berikut:

  1. Mengganti SistemReward

Kebiasaan buruk terus menghantui kita karena kebiasaan tersebut terasa menyenangkan atau memuaskan. Efek instan menyenangkan yang dihasilkan dari kebiasaan buruk ini adalah salah satu alasan utama mengapa kebiasaan tersebut susah dirubah.

Suatu kebiasan buruk memang kebanyakan menghasilkan efek positif secara langsung saat dilakukan, namun dalam jangka waktu panjang hal tersebut dapat merugikan diri kita.

Oleh karena itu, cara efektif pertama yang dapat dilakukan untuk menghilangkan suatu kebiasaan buruk adalah dengan merubah sistem reward atau efek menayangkan yang biasa dilakukan.

Contoh sederhananya adalah saat kita memiliki masalah dengan menunda pekerjaan rumah, seperti mencuci piring atau menyapu karena sibuk scroll Tiktok atau Instagram.

Kita bisa merubah kebiasaan buruk itu dengan memindahkan sistem reward tersebut setelah melakukan hal yang penting.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore