Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 02.51 WIB

Ternyata Ini Dampak Psikologis Lampu Warna Kuning, Salah Satunya Bermanfaat untuk Pengobatan Depresi

Lampu Kuning Memiliki Dampak Psikologis yang Positif. (Skylar Kang / Pexels). - Image

Lampu Kuning Memiliki Dampak Psikologis yang Positif. (Skylar Kang / Pexels).

JawaPos.com - Lampu warna kuning ternyata memiliki dampak psikologis. Tak disangka, warna cerah satu ini bukan hanya mampu membuat ruangan menjadi terang tetapi juga punya sisi positif.

Menurut Mental Health America, secara garis besar kuning sendiri memiliki makna kegembiraan, kebahagiaan, dan komunikasi. Lebih dari itu, kuning juga mampu menumbuhkan perasaan bahagia.

Kuning dianggap sebagai warna yang diliputi rasa optimis dan harapan. Hal ini terkait dengan kemiripannya dengan sinar matahari yang kerap digambarkan berwarna kuning.

Meski begitu, tetap saja sesuatu yang berlebihan tidak baik. Kesan ceria akan hadir melalui warna kuning dengan dosis ringan, namun apabila terlalu besar akan menimbulkan kecemasan.

Lalu bagaimana dampak psikologis lampu warna kuning menurut penelitian?

Dampak Psikologis Warna Kuning

Melansir dari penelitian milik Seulki Han dan Daehee Lee berjudul "The Effects of Treatment Room Lighting Color on Time Perception and Emotion", ditemukan fakta menarik tentang lampu kuning. Tidak seperti lampu biru, warna kuning ternyata lebih 'ramah'.

Hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa lampu biru memiliki skor faktor depresi, kekecewaan, kemarahan, dan kebingungan yang lebih tinggi dari cahaya kuning. Hal ini menunjukan bahwa dalam pengaturan klinis, depresi lebih rentan terjadi di bawah pencahayaan warna biru.

Lain halnya dengan warna kuning yang mampu membuat seseorang lebih bisa fokus, stabil, dan positif. Berdasarkan hal ini lah, lampu kuning baik apabila dipakai di dalam ruangan yang berfungsi sebagai terapi aktif seperti terapi fisik pediatrik.

Di sisi lain, ada penelitian berbeda dari mantan profesor psikologi Universitas Michigan yakni Rachel dan Stephen Kaplan terkait pencahayaan. Dalam hasil penelitian berjudul "The Experience of Nature : A Psychological Perspective", menunjukan berbagai kesimpulan soal warna-warna pencahayaan, termasuk juga kuning.

Rachel dan Stephen menyimpulkan, ada kalanya kuning bermanfaat dalam pengobatan depresi. Namun, jika ditarik ke dalam pemaknaan chaya dan desain interior ada sejumlah penggambaran kesan yang dihasilkan dari warna tersebut.

Antara lain, kuning digambarkan memiliki aura kebahagiaan, tawa, keceriaan, kehangatan, optimis, dan kecerdasan. Di lain sisi, peneliti juga menyebut ada penggambaran negatif seperti frustasi, kemarahan, kecemburuan, dan rasa lapar.

Selain dampak psikologis lampu kuning, terdapat juga efek secara fisik. Seperti yang disebutkan dalam laman Sensational Color bahwa kuning sangatlah menyegarkan.

Hal tersebut membuat warna kuning mampu merangsang saraf, otak, dan kelenjar. Hasilnya, tubuh jadi lebih waspada dan lebih berenergi.

Bukan hanya itu saja, warna kuning juga punya peran dalam meningkatkan daya ingat maupun kemampuan aktivitas interaksi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore