
Ilustrasi orang manipulatif (stockking/freepik.com)
JawaPos.com - Berurusan dengan orang yang suka memanipulasi dapat memberikan dampak besar pada kesehatan mentalmu.
Seiring dengan berjalannya waktu, manipulasi emosional dapat merusak harga diri, meningkatkan perasaan tidak berharga, bahkan memicu gejala kecemasan dan depresi.
Akan tetapi, kamu bisa mengelola dampak manipulasi ini dan tidak perlu menghadapinya sendirian.
Dikutip dari charliehealth.com, berikut ini beberapa cara menghadapi orang yang manipulatif supaya kamu tidak menjadi korban, salah satunya mencari dukungan.
1. Pertahankan batasan
Cobalah menetapkan batasan pribadi kamu dengan jelas dan memastikan bahwa dirimu tetap konsisten dalam mematuhinya. Orang yang manipulatif sering kali mencoba untuk menguji atau melanggar batasan yang telah ditetapkan, baik dengan cara yang halus maupun terang-terangan.
Penting untuk tegas dan konsisten dalam menegakkan batasanmu. Ketegasan ini akan memberi pesan yang jelas, sehingga orang tidak merasa bisa melanggar batas yang ditetapkan, dan kamu dapat melindungi diri dari manipulasi serta menjaga kesejahteraan pribadi.
Baca Juga: Begini 8 Tanda Orang yang Benar-benar Baik Tidak Manipulatif Menurut Psikologi, Apa Saja?
2. Komunikasi secara efektif
Tetaplah menjaga sikap tenang dan bersikap kalem dalam situasi yang menantang guna menghindari eskalasi konflik atau ketegangan lebih lanjut. Mengungkapkan perasaan dan kebutuhanmu dengan cara yang konstruktif sangat penting, salah satunya dengan memakai pernyataan yang dimulai dengan kata "aku" misalnya, "Aku merasa kesal ketika...".
Pendekatan ini tidak hanya membantumu supaya dapat berbicara secara terbuka, tetapi juga menghindari kesan menuduh atau menyalahkan orang lain, sehingga percakapan tetap terjaga dengan rasa saling pengertian dan hormat.
3. Mencari dukungan
Bicarakan situasi yang dialami dengan orang-orang yang kamu percayai, seperti teman, keluarga, atau kolega yang dapat memberikan pandangan berbeda serta dukungan emosional. Mereka mungkin bisa membantumu melihat masalah dari sudut pandang yang lebih objektif dan memberi nasihat yang berguna.
Selain itu, mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang terapis atau konselor juga merupakan langkah yang bijak. Seorang profesional dapat menawarkan strategi coping yang efektif serta memberikan dukungan yang diperlukan dalam menghadapi orang yang cenderung manipulatif, sebab ini membantu untuk tetap sehat secara emosional dan mental dalam menghadapi situasi tersebut.
4. Membuat bukti

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
