Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 18.15 WIB

6 Cara Menghadapi Orang yang Manipulatif supaya Kamu Tidak Menjadi Korban, Salah Satunya Mencari Dukungan

Ilustrasi orang manipulatif (stockking/freepik.com) - Image

Ilustrasi orang manipulatif (stockking/freepik.com)

JawaPos.com - Berurusan dengan orang yang suka memanipulasi dapat memberikan dampak besar pada kesehatan mentalmu.

Seiring dengan berjalannya waktu, manipulasi emosional dapat merusak harga diri, meningkatkan perasaan tidak berharga, bahkan memicu gejala kecemasan dan depresi.

Akan tetapi, kamu bisa mengelola dampak manipulasi ini dan tidak perlu menghadapinya sendirian.

Dikutip dari charliehealth.com, berikut ini beberapa cara menghadapi orang yang manipulatif supaya kamu tidak menjadi korban, salah satunya mencari dukungan.

1. Pertahankan batasan

Cobalah menetapkan batasan pribadi kamu dengan jelas dan memastikan bahwa dirimu tetap konsisten dalam mematuhinya. Orang yang manipulatif sering kali mencoba untuk menguji atau melanggar batasan yang telah ditetapkan, baik dengan cara yang halus maupun terang-terangan.

Penting untuk tegas dan konsisten dalam menegakkan batasanmu. Ketegasan ini akan memberi pesan yang jelas, sehingga orang tidak merasa bisa melanggar batas yang ditetapkan, dan kamu dapat melindungi diri dari manipulasi serta menjaga kesejahteraan pribadi.

2. Komunikasi secara efektif

Tetaplah menjaga sikap tenang dan bersikap kalem dalam situasi yang menantang guna menghindari eskalasi konflik atau ketegangan lebih lanjut. Mengungkapkan perasaan dan kebutuhanmu dengan cara yang konstruktif sangat penting, salah satunya dengan memakai pernyataan yang dimulai dengan kata "aku" misalnya, "Aku merasa kesal ketika...".

Pendekatan ini tidak hanya membantumu supaya dapat berbicara secara terbuka, tetapi juga menghindari kesan menuduh atau menyalahkan orang lain, sehingga percakapan tetap terjaga dengan rasa saling pengertian dan hormat.

3. Mencari dukungan

Bicarakan situasi yang dialami dengan orang-orang yang kamu percayai, seperti teman, keluarga, atau kolega yang dapat memberikan pandangan berbeda serta dukungan emosional. Mereka mungkin bisa membantumu melihat masalah dari sudut pandang yang lebih objektif dan memberi nasihat yang berguna.

Selain itu, mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang terapis atau konselor juga merupakan langkah yang bijak. Seorang profesional dapat menawarkan strategi coping yang efektif serta memberikan dukungan yang diperlukan dalam menghadapi orang yang cenderung manipulatif, sebab ini membantu untuk tetap sehat secara emosional dan mental dalam menghadapi situasi tersebut.

4. Membuat bukti

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore