Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Desember 2024 | 17.27 WIB

Menurut Psikologi Ada 9 Kebiasaan yang Buat Anda Mudah Disukai Orang saat Berteman

Ilustrasi: Teman. (Pexels) - Image

Ilustrasi: Teman. (Pexels)

JawaPos.Com - Kesan baik saat pertama kali masuk lingkungan pertemanan baru memang diperlukan. Bukan sekadar pencitraan, kesan baik lewat perilaku atau kebiasaan bisa membawa hubungan menjadi lebih hangat dan dekat.
 
Dalam dunia psikologi, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membuat anda mudah disukai ketika mulai pertemanan atau masuk lingkungan baru. 
 
 
Daya tarik ini tentunya harus dilakukan dengan tulus tanpa dibuat-buat. Dilansir dari Baselinemag, berikut sembilan kebiasaan unik yang bisa membuat Anda langsung disukai orang lain, menurut psikologi.
 
 
1. Tersenyumlah dengan Matamu

Senyuman adalah bahasa universal yang menciptakan kesan pertama yang positif. Namun, senyuman yang paling tulus adalah ketika mata ikut 'tersenyum'. 

Ini disebut dengan senyum Duchenne, sebuah senyum yang melibatkan otot-otot di sekitar mata, menunjukkan kebahagiaan sejati dan emosional. 

Senyum ini lebih dari sekadar gerakan bibir; ia mencerminkan kebahagiaan yang muncul dari dalam hati. Ketika Anda tersenyum dengan tulus, lawan bicara akan merasakan energi positif yang terpancar dari diri Anda. 

Dalam psikologi, senyum tulus ini diyakini mampu mencairkan suasana, menumbuhkan perasaan nyaman, dan membuat seseorang merasa dihargai serta disambut dengan hangat. Orang-orang secara alami lebih tertarik dan merasa aman di sekitar mereka yang sering tersenyum tulus.

2. Lebih Banyak Mendengar, Lebih Sedikit Bicara

Menjadi pendengar yang baik adalah kebiasaan sederhana tetapi sangat berpengaruh dalam membangun hubungan yang kuat.  Kebanyakan orang senang berbicara tentang dirinya sendiri, dan ketika Anda memberikan ruang bagi mereka untuk berbicara, mereka akan merasa dihargai dan didengar.

Konsep active listening dalam psikologi mengajarkan kita untuk mendengarkan secara penuh perhatian. Ini berarti fokus pada lawan bicara tanpa terganggu oleh pikiran lain atau perangkat elektronik, memberikan tanggapan kecil, seperti anggukan atau kata-kata pendek seperti 'Saya mengerti', dan menunjukkan minat yang tulus dengan mengajukan pertanyaan lanjutan.

Dengan mendengarkan secara aktif, Anda menciptakan suasana yang membuat orang merasa nyaman berbagi cerita. 

Lebih dari itu, kebiasaan mendengar membantu Anda memahami sudut pandang lawan bicara, membangun empati, dan memperkuat ikatan emosional. Ini juga mencerminkan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam komunikasi.

3. Mencerminkan Bahasa Tubuh

Mirroring atau mencerminkan bahasa tubuh adalah teknik yang digunakan untuk menciptakan koneksi instan dalam percakapan. 

Teknik ini melibatkan meniru gerakan, ekspresi wajah, atau bahkan nada bicara lawan bicara dengan cara yang halus dan alami. Meski terdengar sederhana, efeknya sangat besar.

Menurut penelitian dalam psikologi, mirroring membantu menciptakan rasa keakraban dan kebersamaan.  Misalnya, jika lawan bicara Anda bersandar ke depan dengan tangan di meja, Anda bisa melakukan gerakan serupa. 

Jika mereka menggunakan nada bicara yang lembut, Anda bisa menyesuaikan nada Anda. Namun, penting untuk melakukannya secara tulus dan tidak berlebihan agar tidak terkesan dibuat-buat atau manipulatif.

4. Ingat Nama

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore