
Ilustrasi 6 kebiasaan orang yang ingin menurunkan berat badan tapi tak pernah terwujud./Freepik.
JawaPos.com - Beberapa orang berusaha keras untuk menghilangkan berat badan berlebih tetapi tidak berhasil.
Hal ini karena ternyata beberapa orang tanpa sadar memiliki kebiasaan-kebiasaan kecil yang menurut psikologi secara tidak langsung dapat menggagalkan tujuan penurunan berat badan yang telah direncanakan.
Di dunia yang terobsesi dengan perbaikan cepat dan diet yang sedang tren, mudah untuk mengabaikan perilaku yang lebih kecil dan lebih halus yang dapat berdampak signifikan pada perjalanan menuju diri yang lebih sehat. Kebiasaan ini seringkali mengakar dan tidak menyadari dapat menghambat.
Dilansir dari Blog Herald, inilah 6 kebiasaan orang yang ingin menurunkan berat badan tapi tak pernah terwujud. Ini akan menjadi bekal untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan ini sehingga kita dapat berada di jalur yang tepat untuk menurunkan berat badan.
1. Terjebak dalam pola pikir serba atau tidak sama sekali
Salah satu hambatan psikologis paling umum terhadap penurunan berat badan adalah pola pikir serba atau tidak sama sekali. Ini terjadi ketika kita memandang pola makan dan latihan kita secara ekstrim, apakah kita berkomitmen 100 persen atau tidak melakukannya sama sekali.
Mereka biasanya akan mendapati diri melewatkan latihan karena tidak dapat meluangkan waktu satu jam penuh untuk itu, atau mungkin makan berlebihan setelah mengonsumsi sepotong permen karena mengira diet hari itu sudah rusak. Pola pikir ini dapat menciptakan ekspektasi yang tidak realistis dan membuat gagal.
Psikologi memberitahu kita bahwa perfeksionisme dan penurunan berat badan tidak cocok. Ini karena faktanya, penelitian menunjukkan bahwa orang yang menganut sikap serba-atau-tidak-sama-sekali terhadap diet dan olahraga cenderung tidak dapat mempertahankan penurunan berat badan mereka.
Kuncinya di sini adalah memahami bahwa kesalahan kecil adalah bagian normal dari setiap perjalanan penurunan berat badan. Alih-alih berusaha mencapai kesempurnaan, tujulah kemajuan. Ini tentang konsistensi dari waktu ke waktu, bukan kesempurnaan pada saat itu.
2. Membiarkan stres menentukan kebiasaan makan
Kebiasaan kedua yang mungkin menghambat perjalanan penurunan berat badan adalah makan karena emosi. Ini terjadi saat kita menggunakan makanan untuk meredakan emosi negatif seperti stres, kecemasan, atau kesedihan.
Psikologi memberitahu kita bahwa makan karena emosi merupakan respon umum terhadap stres. Saat tubuh mengalami stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk makan makanan yang menenangkan.
Seiring berjalannya waktu, kamu mungkin menyadari kalau kamu mencari makanan bukan karena lapar, tetapi sebagai cara untuk mengatasi perasaan yang dirasakan. Sayangnya, makan karena emosi dapat dengan mudah menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan.
Terlebih lagi, hal itu tidak secara efektif mengatasi masalah emosional yang mendasarinya, sehingga masalah tersebut tidak terselesaikan dan cenderung memicu serangan makan berlebihan di masa mendatang.
Mulailah dengan mengenali pemicunya. Apakah ada situasi atau perasaan tertentu yang membuat kamu ingin makan? Setelah mengidentifikasinya, kamu dapat mulai mengembangkan mekanisme penanganan yang lebih sehat. Tujuannya untuk menemukan cara yang tidak terkait dengan makanan saat stres.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
