Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 05.30 WIB

Orang yang Mandi di Malam Hari Alih-alih Pagi Hari Memiliki Cara Berpikir yang Berbeda dalam 10 Hal Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mandi di malam hari / foto: Magnific/pvproductions - Image

seseorang yang mandi di malam hari / foto: Magnific/pvproductions

JawaPos.com - Di banyak budaya, mandi di pagi hari dianggap sebagai rutinitas ideal untuk memulai hari dengan segar dan penuh energi. Namun, ada juga kelompok orang yang justru lebih nyaman mandi di malam hari sebelum tidur. Bagi sebagian orang, kebiasaan ini sekadar soal kenyamanan atau jadwal, tetapi menurut psikologi, preferensi waktu mandi juga bisa berkaitan dengan pola pikir, ritme biologis, dan cara seseorang mengatur hidupnya.

Tentu saja, ini bukan aturan mutlak—mandi malam tidak otomatis menentukan kepribadian seseorang. Namun, beberapa penelitian psikologi perilaku menunjukkan bahwa kebiasaan kecil sehari-hari sering mencerminkan preferensi mental yang lebih dalam.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (15/5), terdapat 10 cara berpikir yang sering dimiliki oleh orang yang lebih suka mandi di malam hari dibanding pagi hari.

1. Mereka cenderung lebih reflektif

Orang yang memilih mandi di malam hari sering memandang waktu malam sebagai kesempatan untuk memproses apa yang telah terjadi sepanjang hari.

Air hangat, suasana lebih tenang, dan minim distraksi membuat aktivitas mandi menjadi semacam ritual mental untuk berpikir, mengevaluasi keputusan, atau sekadar menenangkan pikiran.

Secara psikologis, kebiasaan ini sering dikaitkan dengan kecenderungan introspektif—kemampuan untuk melihat ke dalam diri dan merefleksikan pengalaman.

2. Mereka menghargai transisi dan penutupan hari

Bagi banyak orang, mandi malam bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga memberi sinyal psikologis bahwa hari telah selesai.

Psikologi kebiasaan menunjukkan bahwa ritual penutup membantu otak berpindah dari “mode aktif” ke “mode istirahat.”

Orang dengan kebiasaan ini sering memiliki pola pikir yang menghargai closure atau penyelesaian, baik dalam pekerjaan, hubungan, maupun rutinitas pribadi.

3. Mereka lebih fokus pada kenyamanan jangka panjang

Mandi pagi memberi manfaat instan: rasa segar dan cepat siap beraktivitas.

Sebaliknya, mandi malam lebih sering dipilih oleh orang yang memprioritaskan manfaat jangka panjang, seperti tidur lebih nyenyak, tubuh rileks, dan kualitas istirahat yang lebih baik.

Dalam psikologi keputusan, ini bisa menunjukkan delayed gratification—kemampuan memilih manfaat yang terasa nanti dibanding kepuasan instan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore