Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 01.09 WIB

6 Alasan Mengapa Kamu Merasa Sering Terlambat dalam Melakukan Suatu Aktivitas yang Perlu Disadari

Ilustrasi orang terlambat (drobotdean/freepik.com) - Image

Ilustrasi orang terlambat (drobotdean/freepik.com)

JawaPos.com - Perilaku terlambat menjadi salah satu hal yang sering dialami oleh banyak orang.

Kondisi ini dapat membuat seseorang terlihat buruk atau bisa juga memberikan dampak yang tidak baik untuk diri sendiri atau orang lain. Selain itu, keterlambatan bisa membuatmu menjadi pribadi yang kurang disiplin.

Dengan memahami alasan keterlambatan, kamu bisa lebih mudah menemukan solusi untuk memperbaikinya.

Dikutip dari inc.com dan psychcentral.com, berikut ini berbagai alasan mengapa kamu merasa sering terlambat dalam melakukan suatu aktivitas yang pelu disadari.

1. Sulit mengatur perhatian

Kamu mungkin sering merasa terganggu oleh TV atau hiburan lain saat sedang berusaha guna bersiap-siap atau menyelesaikan tugas. Kadang-kadang, kamu bisa terhanyut begitu dalam dalam suatu aktivitas atau kegiatan sehingga kamu melupakan hal-hal penting yang harus dilakukan atau acara yang sudah dijadwalkan.

Ketika terlalu fokus pada satu hal, mudah untuk kehilangan jejak waktu atau mengabaikan prioritas lain yang seharusnya mendapat perhatian lebih. Hal ini dapat menghambat kemampuanmu untuk tetap tepat waktu dan terorganisir dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab.

2. Disorganisasi

Salah satu alasan mengapa kamu mungkin sering terlambat adalah akibat kesulitan dalam menemukan barang-barang penting seperti kunci, ponsel, atau sepatumu. Ketidakteraturan ini sering terkait dengan gangguan fungsi eksekutif, yakni serangkaian keterampilan mental yang memungkinkan seseorang mengatur dan mengarahkan perilaku guna mencapai tujuan tertentu.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, disfungsi eksekutif ini biasanya dialami oleh orang yang hidup dengan gangguan neurologis, sehingga dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk merencanakan, mengorganisir, dan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari dengan efisien.

3. Kesusahan dalam persepsi waktu

Buta waktu adalah kondisi di mana seseorang kesulitan dalam memperkirakan berapa lama suatu tugas akan memakan waktu atau bahkan berapa lama mereka telah menghabiskan waktu menyelesaikan tugas tersebut. Hal ini dapat memicu ketidakefisienan dalam pengelolaan waktu sehari-hari.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kesulitan dalam persepsi waktu sangat sering dialami oleh orang yang menderita ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), di mana ini menyebabkan mereka kehilangan gambaran yang jelas mengenai berapa lama mereka terlibat dalam suatu aktivitas.

Oleh sebab itu, beberapa penelitian mendorong agar masalah ini dipelajari lebih dalam lagi, dengan kemungkinan untuk memasukkan kesulitan persepsi waktu ini sebagai bagian dari kriteria diagnostik untuk ADHD. Dengan memahami dan mengidentifikasi masalah ini lebih lanjut, diharapkan bisa membantu dalam penanganan dan pengelolaan gejala ADHD dengan lebih baik.

4. Mudah bosan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore