
Ilustrasi orang tua dan anak kecil.(freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Banyaknya informasi dan pengetahuan, membuat kita jadi lebih mengetahui pentingnya kecerdasan emosional.
Seperti dilansir dari laman Magister Psikologi Universitas Medan Area, kecerdasan emosional kerap dianggap sebagai kemampuan utama untuk mengatur emosi diri sendiri dan memperbaiki interaksi dengan orang lain.
Cara pandang ini akan berbeda dengan kemampuan intelektual, karena kecerdasan emosional adalah sesuatu yang dipelajari, bukan didapatkan. Pembelajaran tentang emosi bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun dalam kehidupan.
Dikutip dari laman Psychology Today pada (20/12) ternyata untuk mengembangkan kecerdasan emosional perlu dipupuk sejak kecil melalui 5 cara berikut ini :
1. Menumbuhkan teori pikiran
Sekitar usia 6 hingga 8 bulan, bayi mulai mengembangkan teori pikiran, saat mereka mulai menyadari niat orang lain. Bermain cilukba merupakan sebuah tonggak sejarah dalam perkembangan anak karena pada saat itulah anak mulai memahami bahwa benda (dalam hal ini, wajah) tetap ada meskipun tersembunyi.
Dengan cara ini, bermain membantu anak kecil memahami bahwa ada dunia yang terpisah dari diri sendiri.
2. Memainkan fungsi kereta
Psikolog kognitif Elena Bodrova dan Debra Leong mengamati bahwa “bermain menjadi aktivitas pertama di mana anak-anak didorong bukan oleh kepuasan instan, melainkan oleh kebutuhan untuk menekan dorongan hati mereka.”
Memainkan laju kereta yang bergantian merupakan sebuah keterampilan penting dalam bermain dan salah satu pelajaran pertamanya, serta membutuhkan pengendalian emosi yang mendesak.
3. Bermain kepercayaan
Bermain secara bebas dari aturan orang dewasa tidak hanya menuntut pemain belajar memercayai naluri diri sendiri tetapi juga memercayai penilaian masuk akal. Tanpa kepercayaan, pemain tidak bisa membagikan kartu, memutar tali dalam permainan double Dutch, atau bermain petak umpet.
Kerja tim bergantung pada kesadaran sosial dan empati. Permainan penjelajah merah, misalnya, mengoper ke penerima, atau mengendarai sepeda tandem, semuanya bergantung pada rasa saling percaya dan saling pengertian.
4. Permainan yang meningkatkan kreativitas
Psikolog Sandra Russ menyimpulkan bahwa ”Kemampuan untuk menghasilkan banyak ide, menelusuri ingatan secara luas, dan berpikir secara fleksibel meningkatkan kemungkinan bahwa produser akan memecahkan suatu masalah secara kreatif atau menghasilkan sebuah karya seni.”

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
