Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 22.39 WIB

Orang yang Membiarkan TV Tetap Menyala Saat Melakukan Pekerjaan di Rumah, Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Ini

Ilustrasi seorang perempuan menonton tv. - Image

Ilustrasi seorang perempuan menonton tv.

JawaPos.com - Sebagian dari kita punya kebiasaan berbeda saat bekerja atau menyelesaikan tugas di rumah. Ada yang membutuhkan keheningan total, ada pula yang senang mendengarkan musik untuk menjaga suasana hati.

Namun, ada juga kelompok unik yang membiarkan TV tetap menyala di latar belakang saat mereka beraktivitas. Kebiasaan ini mungkin tampak sederhana, tetapi ternyata bisa mencerminkan banyak hal tentang perilaku dan kepribadian mereka.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Kamis (19/12) berikut adalah sembilan perilaku yang biasanya ditunjukkan oleh orang yang menyalakan TV sebagai latar belakang.

1. Multitasking
Orang-orang ini dikenal jago multitasking. Bagi mereka, TV bukan sekadar hiburan, tetapi berfungsi sebagai white noise atau suara latar yang membantu mereka tetap fokus pada pekerjaan.

Menariknya, mereka tidak benar-benar memperhatikan apa yang ditayangkan di layar. Alih-alih terdistraksi, mereka telah melatih otak untuk menyaring gangguan yang tidak relevan.

Ini adalah keterampilan yang sangat bermanfaat, terutama di dunia modern yang serba cepat dan penuh gangguan.

2. Mendambakan Rangsangan yang Konstan
Dengungan TV yang terus menyala menjadi cara otak mereka mencari rangsangan berkelanjutan. Ketika ruangan terlalu sunyi, pikiran mereka mudah melayang atau bahkan merasa bosan.

Dengan suara TV di latar belakang, mereka merasa lebih terjaga dan mampu menjaga ritme kerja. Ini adalah bentuk "pengisian ulang mental" yang membantu mereka tetap produktif.

3. Menikmati Kesendirian
Suara TV menciptakan ilusi kehadiran orang lain. Ini adalah cara cerdas untuk menikmati kesendirian tanpa merasa benar-benar sendirian.

Penelitian menunjukkan bahwa kebisingan sekitar, seperti suara dari TV, bisa membantu mengurangi rasa kesepian dan menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Hasilnya, mereka merasa tetap produktif dalam isolasi, tanpa kehilangan sentuhan sosial sepenuhnya.

4. Takut pada Keheningan
Keheningan total bisa terasa mengintimidasi bagi sebagian orang. Orang yang membiarkan TV tetap menyala saat bekerja sering kali merasa bahwa keheningan terlalu "berisik" dan mengganggu.

Suara TV menjadi semacam pelarian, memberikan rasa aman dari kekakuan keheningan.

5. Menghadapi Kehilangan
Beberapa orang menggunakan TV sebagai mekanisme untuk menghadapi kehilangan, baik itu kehilangan seseorang, pekerjaan, atau rutinitas.

Suara yang terus-menerus dari TV membantu mengisi kekosongan emosional yang mungkin dirasakan. Ini menjadi bentuk distraksi yang menenangkan dari perasaan melankolis atau pikiran-pikiran yang sulit dihadapi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore