
Ilustrasi orang yang merasa dirinya istimewa.
JawaPos.com - Seperti yang kita tahu bahwa manusia adalah makhluk Tuhan paling kompleks, mereka hidup dengan berbagai macam karakter bahkan sering kali sulit dipahami, contohnya ketika ada orang yang merasa bahwa dirinya sangat istimewa.
Mengutip dari laman Halodoc, orang yang merasa bahwa dirinya sangat istimewa ini kemungkinan mengalami gangguan kepribadian narsistik. Mereka merasa dirinya lebih hebat, selalu ingin dipuji, bercita-cita menggapai kesempurnaan, dan sebagainya.
Dilansir dari laman Baseline Mag pada (16/12) ada 7 perilaku orang yang merasa bahwa dirinya sangat istimewa, menurut psikologi :
1. Menuntut kenyamanan yang sepele
Bagi banyak orang, kecelakaan kecil dilihat sebagai hal normal, tapi bagi orang yang merasa dirinya istimewa itu akan menjadi bencana besar. Baik itu salah takaran kopi atau koneksi Wi-Fi yang lambat, akan menjadi masalah besar.
Menurut psikologi, orang yang berperilaku seperti ini biasanya terlahir dari keluarga beruntung dengan kondisi nyaman dan stabil. Sehingga tidak memahami rasanya kesusahan.
2. Saat pemilihan kemewahan sangat terbatas
Ketika seseorang sudah terbiasa dengan standar hidup tertentu, hal-hal kemewahan yang tidak ia dapatkan akan muncul rasa tidak nyaman dan kesulitan. Misalnya harus memakai kebaya dengan rancangan desainer tertentu, sementara ada kendala lain.
3. Kurangnya apresiasi
Penelitian menunjukkan bahwa individu yang memiliki hak istimewa sering kali kesulitan mengenali dan menghargai kelebihan sendiri. Kurangnya kesadaran ini dapat menimbulkan rasa ketidakpuasan atau bahkan kebencian ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan.
Misalnya saja seseorang yang berasal dari keluarga berkecukupan, mungkin mengeluh karena harus menunggu liburan tahunan, sama sekali tidak menyadari fakta bahwa banyak orang tidak bisa berlibur sama sekali.
Dengan menyoroti isu-isu ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak empati dan pemahaman, karena setiap orang memiliki perjuangannya masing-masing, terlepas dari status sosial-ekonomi mereka.
4. Harapan akan perlakuan khusus
Bukan hal yang aneh bagi mereka yang merasa istimewa untuk mengharapkan orang lain berusaha sekuat tenaga untuk mengakomodasi mereka, bahkan dalam situasi yang tidak masuk akal.
Misalnya, mereka mungkin merasa frustrasi ketika harus mengantri seperti orang lain, atau jika tidak diberi perlakuan istimewa karena status atau kekayaannya.
Psikologi memberi tahu kita bahwa hal ini berasal dari keyakinan bahwa kebutuhan, keinginan, dan waktu mereka lebih penting daripada orang lain.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
