Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2024 | 04.35 WIB

6 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menyindir di Media Sosial, Biasanya Dilakukan Melalui Posting Kata Motivasi dan Sarkas

Ilustrasi posting di media sosial (Freepik) - Image

Ilustrasi posting di media sosial (Freepik)

JawaPos.com - Mengenali makna dan ciri kepribadian seseorang di media sosial memanglah kompleks. Terkadang apa yang Anda posting dapat dimaknai berbeda oleh orang lain.

Terkadang tujuan Anda memposting story, feed dengan kata-kata motivasi atau sarkas bisa jadi untuk diri Anda sendiri atau bahkan sebaliknya (untuk orang lain) meski Anda tidak menyatakan secara terang-terangan.

Dilansir dari laman Psychmechanics oleh JawaPos.com, Kamis (5/12) berikut ini ciri kepribadian orang yang suka menyindir di media sosial biasanya menyindir melalui kata motivasi dan sarkas, simak berikut:

1. Punya harga diri rendah
Orang yang suka menyindir cenderung memiliki harga diri yang rendah. Mungkin inilah alasan mereka menggunakan sindiran di media sosial untuk meningkatkan harga diri mereka.

2. Pasif-agresif
Orang yang suka menyindir di media sosial sering kali merasa hina terhadap orang-orang bodoh di sekitar mereka. Selain itu, mereka tidak peka.

Ini adalah kombinasi mematikan yang dapat membuat siapa pun menjadi agresif.

Namun, orang yang suka menyindir terlalu cerdas untuk bersikap langsung dalam agresi mereka. Jadi, mereka menggunakan sindirian berkedok motivasi yang merupakan bentuk agresi pasif, sebuah hinaan yang disamarkan.

3. Tidak peka
Sementara orang yang berempati mungkin menyadari absurditas Anda tetapi tidak menunjukkannya di depan umum, orang yang suka menyindir tidak akan membiarkan Anda begitu saja.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang psikopat dan manipulatif cenderung memiliki gaya humor yang agresif. Menyindir melalui kata motivasi dan bumbu sarkas adalah jenis humor yang agresif.

4. Penghinaan
Pernahkah Anda mempostingan sindiran dengan dibalut dengan kata-kata konyol Anda? Bila Anda menunjukkan kekonyolan seseorang, Anda sedang membingkai mereka sebagai orang bodoh.

Lebih menyakitkan lagi, tidak ada seorang pun yang ingin dianggap bodoh. Jika Anda secara terbuka menunjukkan kekonyolan seseorang, Anda berisiko menyinggung perasaannya.

5. Berkulit dan bermuka tebal
Orang yang suka menyindir di media sosial memiliki kulit dan muka tebal. Mereka sering kali senang ketika seseorang menanggapi sindirian mereka dengan sindiran. Itu membuat percakapan menjadi menarik dan menghibur.

6. Cerdas
Orang yang menyindir di media sosial melalui kata motivasi atau sarkas, seringkali orang yang cerdas. Sarkasme dan sindiran melalui kata motivasi bekerja paling baik jika lucu dan menarik. Itu membutuhkan kreativitas.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore