
ilustrasi seseorang yang berusaha keluar dari kelas menengah/ Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Kelas menengah sering dianggap sebagai posisi yang aman dalam piramida ekonomi.
Namun, banyak yang merasa stagnan dalam kategori ini dan mendambakan kebebasan finansial yang lebih besar.
Jika Anda salah satunya, mungkin sudah waktunya untuk mengubah cara berpikir dan perilaku Anda.
Ada beberapa kebiasaan dan pola pikir yang tanpa disadari bisa menjadi penghalang utama untuk naik ke tingkat ekonomi yang lebih tinggi.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (30/11), terdapat tujuh perilaku yang perlu Anda tinggalkan jika ingin keluar dari kelas menengah:
1. Hidup dengan Pendapatan Tetap Tanpa Mencari Sumber Pendapatan Tambahan
Banyak orang kelas menengah merasa nyaman dengan pendapatan tetap dari pekerjaan utama mereka.
Namun, untuk naik ke tingkat finansial berikutnya, bergantung pada satu sumber penghasilan saja sering kali tidak cukup.
Mulailah mencari peluang untuk menghasilkan pendapatan pasif atau aktif tambahan, seperti investasi, bisnis sampingan, atau kerja lepas.
Diversifikasi penghasilan adalah kunci untuk membangun kekayaan jangka panjang.
2. Pengeluaran Konsumtif yang Melebihi Pendapatan
Kecenderungan untuk membeli barang-barang mewah hanya demi status sosial sering menjadi jebakan bagi kelas menengah.
Perilaku ini tidak hanya menguras tabungan tetapi juga membuat Anda terjebak dalam lingkaran utang.
Prioritaskan pengeluaran yang menghasilkan nilai jangka panjang, seperti pendidikan, aset, atau investasi. Hindari membeli barang untuk mengesankan orang lain.
3. Tidak Memiliki Strategi Investasi Jangka Panjang

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
