Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 14.38 WIB

Uang Bisa Mengubah Kepribadian Seseorang? Kemungkinan Ia Menunjukkan 9 Perilaku Ini Menurut Psikologi

ilustrasi ramalan soal karier dan keuangan zodiak. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi ramalan soal karier dan keuangan zodiak. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Kita hidup di saat semua hal dinilai dengan uang, bahkan untuk masuk ke WC umum pun harus bayar. Terlebih ketika harga kebutuhan meningkat, harus semakin giat mencari uang.

Kebutuhan akan uang juga terkadang membuat kita semakin konsumtif. Bahkan secara tidak sadar, sebagian orang berpikir bahwa uang juga bisa mengubah kepribadian seseorang.

Mengutip dari laman The Blog Herald, jika uang bisa mengubah kepribadian seseorang, kemungkinan ia menunjukkan 9 perilaku ini menurut psikologi :

1. Pemborosan

Mereka yang membiarkan uang mengubah kepribadiannya cenderung mulai kehilangan kesadaran akan nilai uang tersebut. Ini bukan hanya sensasi membeli barang-barang mahal tapi menunjukkan kekayaan, kekuasaan, dan status.

2. Terlalu percaya diri

Dengan rekening bank yang tiba-tiba meluap, beberapa orang mulai merasa tak terkalahkan, yakin bahwa mereka lebih unggul dari orang lain. Ia mengabaikan nasihat dari orang-orang terdekatnya dan bahkan mulai memandang rendah orang-orang yang berkekurangan.

3. Kurangnya empati

Ketika saldo bank meningkat, beberapa orang mulai melupakan hal yang sebenarnya penting, mereka menjadi kurang berempati dan berbelas kasih.

Mereka mungkin lupa bahwa kekayaan bukan hanya sekedar mengisi rekening bank, tetapi juga tentang kekayaan karakter dan kebaikan.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa individu yang lebih kaya cenderung melakukan perilaku tidak etis, mulai dari berbohong dalam negosiasi hingga mendukung praktik tidak adil di tempat kerja.

Uang bisa mengaburkan perspektif, membuat orang melupakan perjuangan yang pernah mereka hadapi. Meskipun kekayaan bisa memberikan kekuatan, empati adalah hal yang membuat kita tetap berpijak pada kemanusiaan.

4. Isolasi

Dalam mengejar kekayaan, banyak yang akhirnya mengasingkan diri. Mereka dikelilingi oleh orang-orang yang lebih tertarik pada saldo bank daripada jati diri sebenarnya, dan persahabatan sejati semakin langka seiring dengan rasa kesepian yang mulai merasuk.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore