Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20.58 WIB

Orang yang Jarang Mengunggah Sesuatu di Media Sosial dan Lebih Memilih Menjaga Privasi Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Halus Ini Menuru

seseorang yang jarang mengunggah di media sosial / foto: Magnific/gzorgz - Image

seseorang yang jarang mengunggah di media sosial / foto: Magnific/gzorgz

6. Mereka Menghargai Privasi sebagai Bentuk Perlindungan Diri

Banyak orang menganggap privasi sebagai sesuatu yang kuno. Namun bagi sebagian individu, privasi adalah bentuk keamanan emosional.

Mereka memahami bahwa semakin banyak informasi pribadi tersebar, semakin besar pula potensi:

penilaian sosial,
konflik,
kecemburuan,
atau penyalahgunaan informasi.

Karena itu, mereka sengaja menjaga sebagian hidup tetap hanya untuk diri sendiri dan orang terdekat.

Dalam psikologi, perilaku ini bisa mencerminkan tingkat kesadaran diri dan kontrol personal yang tinggi. Mereka ingin menentukan sendiri siapa yang berhak mengetahui sisi terdalam hidup mereka.

7. Mereka Biasanya Lebih Nyaman dengan Keheningan

Orang yang tidak aktif membagikan kehidupan di media sosial umumnya tidak takut pada keheningan.

Mereka tidak merasa harus terus terlihat aktif agar dianggap relevan. Mereka nyaman menjalani hidup tanpa perlu terus menjelaskan diri kepada dunia.

Keheningan bagi mereka bukan tanda kesepian, melainkan ruang untuk berpikir, memulihkan energi, dan menjaga ketenangan mental.

Psikologi menunjukkan bahwa orang yang nyaman dengan dirinya sendiri biasanya:

tidak terlalu terdorong mencari perhatian,
lebih stabil secara emosional,
dan memiliki hubungan yang lebih sehat dengan identitas pribadi.
Tidak Semua Orang Harus Selalu Terlihat

Media sosial sering menciptakan kesan bahwa hidup yang bernilai adalah hidup yang terlihat. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Ada orang-orang yang memilih hidup tenang, menjaga privasi, dan menikmati kebahagiaan tanpa perlu mengunggahnya. Mereka tetap memiliki hubungan sosial, mimpi, pencapaian, dan emosi seperti orang lain — hanya saja mereka tidak merasa semua itu harus dipublikasikan.

Pada akhirnya, menjaga privasi bukan berarti menutup diri dari dunia. Kadang itu justru tanda bahwa seseorang tahu mana yang layak dibagikan, dan mana yang lebih indah disimpan untuk diri sendiri.***
Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore