Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 November 2024 | 18.32 WIB

12 Ciri-ciri Tersembunyi Orang Berhati Dingin dan Tidak Bisa Bergaul Menurut Psikologi, Apa Saja?

Ilustrasi orang berhati dingin dan tidak bisa bergaul (freepik/8photo) - Image

Ilustrasi orang berhati dingin dan tidak bisa bergaul (freepik/8photo)

JawaPos.com - Orang-orang yang tidak bisa bergaul dengan siapa pun cenderung memiliki karakteristik yang serupa.

Psikolog Linda Mealey dan Stuart Kinner menggambarkan sifat berhati dingin sebagai kurangnya empati.

Secara spesifik, sifat tersebut sering kali sulit dijelaskan, tetapi menurut psikologi, ada beberapa sifat halus yang biasanya dimiliki oleh orang yang berhati dingin.

Mengetahui sifat-sifat tersebut dapat membantu Anda melindungi diri dari energi negatif dan menetapkan batasan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Terutama ketika Anda menjalani hidup dengan penuh kasih sayang dan empati, sifat-sifat tersebut akan menjadi lebih jelas dan hampir mustahil untuk diabaikan.

Dilansir JawaPos.com dari laman YourTango, Rabu (20/11), berikut 12 ciri-ciri halus orang berhati dingin menurut psikologi.

1. Mereka pendiam

Banyak orang berhati dingin tidak secara alami jahat, tetapi mereka telah mengembangkan mekanisme penanganan yang beracun dan introspeksi terus-menerus sebagai respons terhadap pengalaman traumatis atau panutan yang buruk di awal kehidupan mereka.

Menurut psikolog Leon F. Seltzer, banyak orang berhati dingin mengembangkan gaya keterikatan yang menghindar karena orang tua yang jauh secara emosional atau karena kebutuhan mereka terus-menerus tidak terpenuhi di masa kanak-kanak.

Mereka mungkin merasa egois, pendiam, atau impersonal sebagai respons, menghindari konfrontasi, kerentanan, dan emosi yang meningkat dalam hubungan mereka sebagai sarana untuk mempertahankan dan melindungi diri.

Mereka dianggap dingin karena mengabaikan atau mengabaikan interaksi sosial, padahal sebenarnya, itu adalah respons trauma yang mereka andalkan untuk melindungi diri mereka sendiri sejak usia muda.

2. Mereka tidak memiliki ikatan emosional

Meskipun keterpisahan emosional dapat menjadi hal yang sehat dalam beberapa kasus, setidaknya menurut psikolog Matthew Boland, penyebab perilaku ini penting untuk diketahui sebelum melabelinya demikian.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore