
Ilustrasi silent treatment (Freepik/Drazen Zigic)
JawaPos.com - Anda berada di tempat yang tepat jika Anda bertanya-tanya bagaimana menanggapi perilaku silent treatment. Reaksi Anda terhadap perlakuan ini adalah kunci untuk menjaga kesehatan emosional Anda.
Beberapa orang mungkin menanggapi silent treatment dengan reaksi marah. Sering kali, tidak ada pemahaman tentang asal muasal perlakuan tersebut dan tidak ada rencana tindakan yang rasional.
Beberapa orang hanya menanggapi secara spontan tanpa berpikir mendalam, padahal ini adalah cara yang salah untuk melawan perilaku silent treatment.
Namun jangan khawatir, JawaPos.com telah melansir dari laman Lerarning Mind, Rabu (6/11), enam cara yang sehat untuk menanggapinya.
1. Mencoba untuk mengerti
Sebaiknya Anda menghadapi situasi tersebut dengan pikiran terbuka. Mulailah dengan menanyakan kepada orang yang bersikap diam tersebut mengapa mereka tidak berbicara atau menanggapi.
Jika alasannya logis, mereka biasanya akan menjawabnya dengan tenang. Jika karena mereka memanipulasi Anda, mereka akan bersikap tetap diam, atau mengatakan sesuatu seperti, "Kau tahu apa yang telah kau lakukan."
2. Beritahu mereka bagaimana perasaan Anda saat ini
Anda dapat mencoba hal lain selanjutnya, seperti memberi tahu mereka bagaimana perasaan Anda setelah perlakuan tersebut. Apakah mereka mendengarkan atau tidak, tindakan mereka akan terlihat.
Jika mereka merasa kewalahan, mereka juga akan mempertimbangkan perasaan Anda. Jika mereka hanya menghukum Anda karena sesuatu, mereka tidak akan peduli dengan perasaan Anda.
Mereka akan mengatakan bahwa mereka tidak peduli, menunjukkannya dengan lebih banyak diam, atau mungkin mengatakan sesuatu yang menyakitkan. Beri tahu mereka bahwa masalah tidak dapat diselesaikan tanpa komunikasi.
3. Tetapkan dan perkuat batasan
Batasan yang sehat dalam hubungan itu penting, menetapkan batasan ini membuat pihak lain tahu apa yang akan dan tidak akan Anda toleransi. Jika Anda telah melakukan kesalahan kepada orang lain, mintalah maaf.
Jika tidak, tegaskan fakta bahwa Anda tidak akan melanggar batasan untuk menenangkan mereka. Mengingat bahwa perlakuan diam sering kali merupakan penyiksaan, ingatkan mereka tentang batasan Anda dan tinggalkan mereka.
4. Teruslah melakukan perawatan diri

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
