
Ilustrasi- Dikambing hitamkan manipulator (kamranaydinov-freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan berbagai jenis individu, dan tidak jarang kita menemukan orang-orang yang berusaha mengendalikan situasi demi kepentingan pribadi mereka.
Manipulator adalah salah satu tipe orang yang sering kali sulit dikenali, tetapi dapat memberikan dampak yang signifikan dalam hubungan kita. Mereka menggunakan berbagai taktik dan frasa manipulatif untuk mengalihkan perhatian dari kesalahan mereka dan membebankan rasa bersalah kepada orang lain.
Dengan mengenali frasa-frasa ini, Anda dapat melindungi diri dari perilaku manipulatif dan menjaga hubungan yang sehat. Melansir Baseline, artikel ini akan membahas delapan frasa yang sering digunakan oleh manipulator untuk mengkambinghitamkan Anda, serta bagaimana cara menghadapinya.
1) “Anda terlalu sensitif”
Frasa ini sering digunakan oleh manipulator untuk merendahkan perasaan Anda. Dengan menyatakan bahwa Anda terlalu sensitif, manipulator berusaha mengalihkan perhatian dari perilaku mereka yang sebenarnya menyakitkan.
2) “Saya tidak bermaksud…”
Pernyataan ini biasanya diucapkan oleh manipulator setelah tindakan yang menyakitkan. Ini digunakan untuk menghindari tanggung jawab dengan menyiratkan bahwa niat baik seharusnya menghapus efek negatif dari tindakan mereka.
3) “Seandainya Anda tidak…”
Dengan frasa ini, manipulator berusaha menunjukkan bahwa kesalahan ada pada Anda, bukan pada mereka. Ini adalah cara untuk menyalahkan Anda atas situasi yang tidak menyenangkan yang sebenarnya diciptakan oleh manipulator.
4) “Semua orang berpikir bahwa…”
Menggunakan klaim bahwa “semua orang” setuju dengan manipulator adalah teknik untuk menekan Anda. Ini menciptakan tekanan sosial dan membuat Anda merasa terasing jika Anda tidak setuju dengan pandangan manipulator.
5) “Anda selalu…”
Frasa ini merupakan generalisasi yang sering digunakan oleh manipulator untuk menanamkan rasa bersalah. Dengan menuding Anda selalu melakukan sesuatu, mereka berusaha membenarkan tindakan mereka sendiri yang manipulatif.
6) “Saya tidak sempurna”
Meskipun pernyataan ini bisa terdengar tulus, seringkali ini adalah cara bagi manipulator untuk meminta pengertian tanpa mengakui kesalahan spesifik yang telah mereka lakukan. Manipulator menggunakan frasa ini untuk mengalihkan fokus dari kesalahan mereka.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
