
Ilustrasi silent treatment (rawpixel.com/freepik.com)
JawaPos.com - Sebagai manusia, kita menginginkan hubungan yang memberikan dukungan, perhatian, dan pengakuan.
Selain itu, kita juga berharap pasangan dapat hadir untuk memenuhi kebutuhan ini.
Sayangnya, silent treatment tidak akan memenuhi harapan tersebut dan justru mencerminkan penolakan serta pengabaian emosional.
Silent treatment merupakan bentuk agresi pasif yang menyakitkan. Selain itu, praktik silent treatment pada orang dewasa biasanya berhubungan dengan pengalaman serupa dari orang tua, serta dapat berkaitan dengan rendahnya harga diri.
Dikutip dari psychologytoday.com, berikut ini dampak dan cara mengatasi silent treatment menurut psikologi.
Dampak dari Silent Treatment
Silent treatment jelas menciptakan keadaan yang penuh kecemasan, ketakutan, dan kesedihan yang mengganggu rasa aman.
Hal ini berpotensi menyebabkan ketidakbahagiaan dan kerusakan psikologis yang sering kali meningkatkan konflik dalam hubungan.
Seseorang yang mengalami perlakuan ini bisa merasa marah, ditinggalkan, ditolak, dan tertekan.
Dalam sebuah penelitian terhadap 581 pasangan, ditemukan bahwa pasangan melaporkan tingkat kepuasan yang jauh lebih rendah ketika pasangan mereka menggunakan komunikasi emosional yang terputus.
Keengganan berkomunikasi semacam itu juga terbukti menjadi pemicu kuat bagi perasaan terasing, penurunan harga diri, dan nilai relasional yang lebih rendah, serta hal yang buruk di mana ini bisa meningkatkan untuk bertindak agresif terhadap pasangan.
Selain itu, korban silent treatment umumnya akan merasa ragu dan menyalahkan diri sendiri, bahkan dapat memicu kritik diri yang negatif. Mereka mungkin terobsesi melakukannya sebagai cara untuk mengakhiri keheningan tersebut.
Menjadi sasaran perlakuan diam merupakan tantangan bagi siapa pun, namun hal ini khususnya sulit bagi orang dengan harga diri rendah atau yang memiliki keterikatan cemas.
Pola ini mencakup ketakutan terhadap stabilitas dan ketergantungan dalam hubungan yang semakin diperburuk oleh perlakuan diam.
Orang tersebut mungkin lebih cepat merasakan penolakan yang intens dan perasaan takut akan terjadinya kehilangan. Keheningan semacam ini dirasakan sebagai pengkhianatan dan pengabaian.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
