Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Oktober 2024 | 21.16 WIB

Ternyata Stroke Lebih Banyak Dialami Perempuan, Ketahui Gejalanya dan Jenisnya

Ilustrasi seorang perempuan yang mengalami stroke - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang mengalami stroke

JawaPos.com – Dapat memengaruhi kemampuan manusia untuk berbicara, penyakit stroke diketahui menjadi penyebab kematian terbanyak keempat dan kecacatan kelima di seluruh dunia.

Dikutip dari Health Shots, Kamis (31/10) , penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, dan lebih umum terjadi pada perempuan daripada laki-laki.

Di Amerika Serikat, satu dari lima perempuan berusia 55 hingga 75 tahun akan mengalami stroke, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Stroke, terkadang disebut serangan otak terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan tersebut tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi.

Hal ini dapat terjadi karena arteri yang tersumbat (stroke iskemik) atau pembuluh darah yang pecah (stroke hemoragik).

Selama stroke, sel-sel otak mulai mati dalam hitungan menit, yang menyebabkan gejala seperti kelemahan mendadak, kebingungan, kesulitan berbicara, atau kehilangan koordinasi.

Pada perempuan, risiko stroke lebih besar karena perubahan hormon, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan faktor risiko lain seperti pil KB, usia.

Gejala stroke pada wanita dapat muncul seperti mati rasa atau kelemahan terutama di wajah, lengan, kaki di satu sisi tubuh, kebingungan, dan kesulitan berbicara.

Perempuan yang mengalami biasanya kesulitan berjalan, pusing, sakit kepala parah yang tiba-tiba dan tidak kunjung hilang, kejang, kehilangan kesadaran, cegukan terus-menerus, nyeri leher terutama jika stroke memengaruhi area batang otak.

Stroke terjadi dalam dua jenis utama yaitu iskemik, dimana 87 persen kasus dan disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah akibat bekuan darah atau penumpukan plak.

Lalu hemoragik, yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan pendarahan di dalam atau di sekitar otak, disebabkan oleh tekanan darah tinggi, aneurisma, atau malformasi arteriovena.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore