Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Oktober 2024 | 19.05 WIB

7 Tipe Orang Menurut Psikologi yang Selalu Membuat Ponselnya dalam Mode Senyap, Lebih Menghargai Ruang Pribadi hingga Pandai Mengatur Waktu

Ilustrasi orang menggunakan ponsel (Freepik) - Image

Ilustrasi orang menggunakan ponsel (Freepik)

JawaPos.com – Banyak sekali kepribadian seseorang yang selalu menjadi perhatian tersendiri bagi orang-orang disekitarnya.

Hingga muncul asumsi terkait tentang orang lain berdasarkan perilaku mereka, seperti orang-orang yang selalu mematikan ponselnya.

Berikut tujuh ciri-ciri atau tipe seseorang yang selalu membuat ponselnya dalam mode senyap jika dilihat dari segi psikologis, seperti dikutip pada Global English Editing.

  1. Lebih menghargai privasi

Psikologi menunjukkan bahwa salah satu ciri khas individu yang mematikan ponselnya adalah sangat menghargai ruang pribadi dan batasan.

Ini bukan tentang menjadi antisosial atau tidak ramah. Melainkan, ini tentang mempertahankan kendali atas lingkungan mereka dan memutuskan kapan dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.

Membiarkan ponsel dalam mode senyap dapat menjadi cara untuk membatasi gangguan dan mempertahankan rasa otonomi. Hal ini khususnya berlaku di zaman di mana kita terus-menerus dibombardir dengan notifikasi, panggilan, dan pesan.

Jadi jika melihat ponsel seseorang selalu dalam mode senyap, pertimbangkan bahwa mereka mungkin orang yang mengutamakan ruang pribadi dan menghargai pentingnya menjaga kendali atas lingkungan mereka. Ini bukan tentang menghindari komunikasi, tetapi lebih kepada memutuskan kapan dan di mana hal itu terjadi

  1. Pandai mengatur waktu

Orang yang selalu mematikan ponselnya sering kali dapat mengatur dan membagi waktu secara efisien. Ponsel seperti layaknya tali yang dapat mengekang atau menjerat dimana terus-menerus menarik menjauh dari apa yang sedang dilakukan. Bunyi dan dering yang terus-menerus dapat mengganggu, akan mendapati separuh kehilangan fokus pada sebuah pekerjaan.

Dengan sering membuat ponsel dalam mode senyap dapat menyesuaikan konsentrasi agar lebih baik dan meningkatkan produktivitas secara signifikan. Maka orang yang selalu membuat ponselnya dalam mode senyap tidak selalu berusaha menghindari orang-orang disekitarnya. mereka hanya mengelola waktu mereka dengan lebih baik. Mereka memutuskan kapan harus memeriksa ponsel mereka, daripada membiarkannya mengganggu mereka. Dengan cara ini, mereka dapat tetap fokus dan memanfaatkan hari mereka sebaik-baiknya.

  1. Memiliki kesadaran lebih

Dalam hal ini orang yang membuat ponsel dalam keadaan senyap bisa jadi merupakan tanda kesadaran. Kesadaran adalah tentang hadir di saat ini, dan ponsel dalam keadaan senyap membantu mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kehadiran ponsel pintar saja sudah cukup untuk mengalihkan perhatian kita. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peserta yang meletakkan ponsel di ruangan lain secara signifikan mengungguli mereka yang meletakkan ponsel di meja, bahkan saat ponsel dalam mode senyap.

Jadi, pengguna ponsel senyap mungkin menemukan sesuatu. Dengan membiarkan ponsel dalam keadaan senyap, mereka mungkin menumbuhkan pendekatan yang lebih penuh perhatian dan fokus terhadap kehidupan dengan membatasi potensi gangguan.

  1. Orang yang lebih minim mengalami stress

Orang-orang yang mematikan suara ponselnya sering kali mengalami lebih sedikit stres. Bunyi notifikasi yang terus-menerus dapat menjadi sumber kecemasan bagi banyak orang. Setiap notifikasi menunjukkan adanya tuntutan perhatian, yang menciptakan rasa urgensi yang dapat meningkatkan tingkat stres.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore