Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Oktober 2024 | 21.22 WIB

Penyembuhan Setelah Patah Hati: Bagaimana Putus Cinta Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental Seseorang

Ilustrasi orang yang mengalami patah hati setelah putus cinta. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang mengalami patah hati setelah putus cinta. (Pexels)

JawaPos.com – Anda mungkin pernah mengalami putus cinta, setelah berjuang mempertahankan hubungan, tetapi mendapatkan hasil yang sia-sia. Itu membuat Anda merasa tersakiti dan berdampak pada mental Anda karena rasa sakit putus cinta.

Maka dari itu, mengalami putus cinta bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang. Fase kehidupan yang sulit ini dapat menyatukan banyak emosi, seperti kesedihan, kecemasan, kemarahan, keterkejutan, rasa sakit, kebingungan, kebencian, rasa bersalah, dan kecemburuan.

Ketika hubungan romantis seseorang berakhir, mereka mungkin menarik diri dari hubungan lain seperti teman dan anggota keluarga, yang juga dapat mempengaruhi hubungan sosial mereka.

Kondisi ini dapat memicu perasaan penolakan dan kesepian, sehingga semakin sulit bagi seseorang untuk pulih dan melanjutkan hidup. Kondisi ini juga dapat memperburuk kesehatan mental seseorang, yang menyebabkan overthinking dan merenung.

Hal ini membuat seseorang mungkin terjebak pada masa lalu dan sering mempertanyakan keberadaan mereka. Kondisi mental seperti ini juga berdampak langsung pada kesehatan fisik mereka.

Akibatnya mereka akan susah untuk tidur, mengalami perubahan gaya hidup, dan rutinitas yang tidak baik, yang dapat mempengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan bagi hidup mereka.

Dilansir dari Times of India, cara seseorang menangani putus cinta juga sangat penting, karena dapat sangat mempengaruhi kesejahteraan seseorang secara keseluruhan. Meskipun setiap orang memiliki pendekatan yang berbeda untuk pulih dan melanjutkan hidup.

Menurut seorang psikolog Megha Singh, terdapat beberapa strategi penting untuk pulih dan melangkah maju dari putus cinta. Dan ini dapat Anda coba terapkan jika ingin terbebas dari rasa sakit putus cinta.

Beri diri Anda ruang untuk berduka

Berduka adalah proses yang tidak searah untuk sembuh dari patah hati, dan membutuhkan waktu untuk pulih dari perasaan sedih. Memberi diri Anda waktu untuk mengakui emosi, menerima, dan memvalidasi rasa sakit yang Anda dapat membantu Anda pulih setelah putus cinta.

Batasi paparan media sosial

Media sosial terkadang dapat berdampak sebagai pemicu, karena menunjukkan kenangan atau gambar saat-saat bahagia dalam hidup Anda saat dalam sebuah hubungan. Media sosial juga seringkali mengarah pada perbandingan yang tidak sehat terhadap hidup Anda dan orang lain.

Beristirahatlah sejenak dari media sosial dan memberi ruang pada diri Anda dan emosi Anda, karena dengan membatasi penggunaan media sosial dapat membantu Anda dalam menyembuhkan rasa sakit dari patah hati.

Carilah support system

Mengandalkan orang-orang yang menjadi sistem pendukung Anda merupakan hal yang baik dan mampu menyembuhkan luka patah hati Anda. Terutama di masa-masa sulit Anda, dengan bersandar pada mereka seringkali membantu meringankan beban emosional Anda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore