JawaPos.com – Matahari memancarkan cahaya dan panas yang sangat dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di Bumi. Selain itu, sinar matahari dikenal penting dalam pembentukan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh manusia.
Namun, paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan masalah pada kulit, seperti penuaan dini, kanker kulit, dan kerusakan pada mata.
Maka dari itu, penting untuk menggunakan tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan untuk membantu melindungi dari sinar ultraviolet (UV).
Namun, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk melindungi diri selain menggunakan tabir surya.
Melansir laman GoodRx, Kamis (10/10), berikut adalah 5 cara melindungi kulit dari sinar UV selain menggunakan tabir surya.
1. Lindungi diri dengan pakaian yang sesuai dan topi
Menutupi kulit Anda dengan pakaian pelindung dan topi dapat membantu melindungi Anda dari sinar UVA dan UVB. Namun, pakaian tertentu memberikan perlindungan lebih dari yang lain. Beberapa faktor menentukan seberapa protektif pakaian Anda, seperti:
Warna: Warna kain merupakan salah satu faktor terpenting dalam menentukan perlindungan UV. Penelitian menunjukkan bahwa warna yang lebih gelap, seperti biru atau merah, lebih baik dalam menghalangi sinar matahari daripada warna yang lebih terang. Itu karena warna tersebut menyerap lebih banyak sinar UV.
Bahan: Pakaian yang terbuat dari kain, seperti denim, wol, dan poliester, cenderung tidak terlalu menyerap sinar UV dibandingkan kain yang lebih ringan, seperti katun atau jala yang tidak diputihkan. Anda dapat menguji pakaian dengan cara menempelkannya ke cahaya. Jika Anda dapat melihat melalui kain, kemungkinan besar pakaian tersebut tidak cukup melindungi.
Model pakaian: Anda dapat melakukannya dengan model pakaian tertentu, seperti kemeja lengan panjang, topi bertepi lebar, dan celana panjang atau rok. Pakaian yang longgar dapat mengurangi paparan sinar matahari.
Itu karena pakaian ketat dapat melar atau robek, sehingga lebih banyak sinar UV yang mencapai kulit Anda.
2. Gunakan kacamata hitam
Radiasi UV juga dapat merusak mata, kelopak mata, dan kulit sensitif di sekitar mata Anda. Untungnya, mengenakan kacamata hitam dapat melindungi area tersebut dan mengurangi risiko kondisi seperti katarak.
Namun seperti halnya pakaian Anda, tidak semua kacamata dibuat sama dalam hal menghalangi sinar matahari. Misalnya, penelitian pada tahun 2019 menunjukkan bahwa kacamata hitam besar mungkin lebih efektif dalam melindungi mata Anda dari sinar UV daripada kacamata hitam yang lebih kecil.
3. Gunakan payung saat keluar rumah
Menggunakan payung dapat menghentikan sinar UV langsung mengenai kulit Anda. Namun, sebuah penelitian pada tahun 2017 menemukan bahwa payung tidak menghalangi sinar UV yang tersebar atau terdifusi, yang mungkin umum terjadi di pantai.
Jadi, payung paling efektif jika Anda menggunakannya bersama dengan strategi perlindungan matahari lainnya, seperti mengenakan tabir surya dan pakaian pelindung.
4. Hindari sinar UV selain matahari
Matahari bukan satu-satunya sumber sinar ultraviolet yang merusak. Beberapa sumber buatan diantaranya:
Tanning bed: Tanning bed memancarkan sinar UVA dan UVB yang berbahaya, mirip dengan sinar matahari. Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker kulit dan dapat membuat kulit Anda menua sebelum waktunya. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan mata dan melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Lampu merkuri : Lampu merkuri dirancang untuk menghasilkan cahaya yang tahan lama. Orang-orang biasanya menggunakannya untuk menerangi area yang luas, seperti jalan, pertokoan, dan arena olahraga.
Bohlam lampu memiliki lapisan luar untuk melindungi orang dari paparan sinar UV. Namun, jika bohlam luar pecah, sinar UV yang tidak tersaring dapat masuk. Tingkat UV yang tinggi tersebut dapat menyebabkan kulit terbakar, sakit kepala, dan penglihatan kabur.
Lampu halogen, pijar, dan fluorescent: Ketiga jenis lampu ini dapat membuat Anda terpapar radiasi UV. Penelitian menunjukkan bahwa lampu-lampu ini tidak memancarkan jenis atau tingkat sinar UV yang sama.
Namun, orang-orang dengan kondisi tertentu, seperti lupus atau xeroderma pigmentosum, harus memastikan lampu mereka memiliki lapisan pelindung, yang dapat melindungi dari radiasi UV dari lampu.
Pengelasan: Las busur listrik adalah sumber radiasi UV lain yang dapat merusak kulit dan mata Anda. Tukang las harus selalu mengikuti prosedur keselamatan yang tepat.
5. Konsumsi makanan sehat
Pola makan sehat yang kaya antioksidan dan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kesehatan kulit, karena dapat membantu mencegah kerusakan sel. Contoh makanan yang kaya antioksidan diantaranya:
Vitamin C: Buah jeruk, paprika merah, brokoli, dan tomat.
Vitamin E: Minyak biji gandum, kacang almond, dan biji bunga matahari.
Karotenoid: paprika, melon, mangga, dan ubi jalar.
Niasin: Dada ayam, salmon, beras merah, dan kacang tanah.
Folat: Daging sapi, hati, bayam, dan kubis brussel.
Lalu, contoh makanan kaya omega-3 diantaranya: Ikan, seperti salmon dan sarden, biji rami, kacang kenari, minyak kanola, sereal, dan roti.
***