
Ilustrasi anak tantrum (freepik)
JawaPos.Com - Setiap anak pasti pernah berperilaku nakal atau membuat orang tua merasa kesal. Terkadang, perilaku ini adalah reaksi sementara terhadap stres atau situasi tertentu.
Namun, menurut MedlinePlus, jika anak menunjukkan perilaku nakal, agresif, atau mengganggu selama lebih dari 6 bulan, hal ini dapat menjadi tanda adanya masalah serius. Terlebih lagi, jika perilaku tersebut tidak sesuai dengan usia anak, maka orang tua perlu waspada dan segera mengambil tindakan.
Mengetahui lebih dalam tentang psikologi anak dapat membantu orang tua membedakan antara perilaku yang normal dan yang perlu perhatian khusus. Mengidentifikasi tanda-tanda masalah perilaku sejak dini sangat penting agar orang tua bisa mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Dilansir dari laman YourTango, Jumat (27/9), berikut 6 masalah perilaku anak yang sebaiknya tidak diabaikan oleh orang tua:
Balita biasanya bersikap impulsif dan kesulitan mengatur emosi mereka, dan ini normal. Namun, jika anak yang lebih tua masih menunjukkan impulsivitas dan kesulitan mengendalikan amarah, hal ini bisa menjadi tanda gangguan yang dikenal sebagai Oppositional Defiant Disorder (ODD) atau Gangguan Perilaku Menentang.
ODD mempengaruhi sekitar 1 dari 10 anak dan ditandai dengan sikap marah, mudah tersinggung, temper tantrum, dan ketidakpatuhan. Penyebabnya bisa bersifat psikologis atau neurobiologis. Jika Anda melihat tanda-tanda ini pada anak Anda, sangat disarankan untuk mencari bantuan dari terapis anak atau dokter.
Kesulitan memperhatikan dan hiperaktif sering kali menandakan adanya Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). ADHD mempengaruhi sekitar 5% anak di dunia dan dianggap sebagai gangguan neurologis. Anak dengan ADHD sering kesulitan fokus, mengontrol perilaku, dan mengalami masalah sosial.
Intervensi dini dengan terapi dan pengobatan dapat membantu anak dengan ADHD untuk lebih fokus dan mengendalikan impuls, sehingga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan perkembangan mereka.
Anak-anak mungkin sesekali menunjukkan perilaku tidak hormat terhadap orang tua, guru, atau teman sebaya. Terkadang, ini adalah cara anak menunjukkan kemandirian atau menguji batasan. Namun, perilaku yang tidak hormat harus ditangani dengan tepat agar tidak menjadi kebiasaan.
Orang tua perlu memberi contoh perilaku yang hormat dan menanggapi perilaku tidak hormat anak dengan tegas namun bijaksana, tergantung pada usia dan tujuan anak. Anak cenderung belajar lebih efektif dari contoh yang diberikan oleh orang tua mereka.
Mengeluh atau merengek adalah hal yang wajar pada anak-anak, terutama ketika mereka merasa frustrasi. Namun, jika anak sering mengeluh dan merengek untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, ini bisa menjadi tanda masalah perilaku.
Menurut Dr. Laurel Schultz, jika anak terlalu sering mengeluh, ini mungkin menunjukkan bahwa mereka merasa diabaikan. Orang tua dapat membantu mengatasi hal ini dengan memberikan perhatian pada anak ketika mereka sedang tidak merengek, sehingga anak tidak merasa perlu mencari perhatian dengan cara yang negatif.
Tantrum adalah hal yang normal pada anak-anak ketika kebutuhan mereka tidak terpenuhi atau saat mereka merasa cemas. Namun, jika tantrum terjadi terlalu sering dan tanpa alasan yang jelas, hal ini dapat menjadi tanda masalah yang lebih serius, seperti gangguan spektrum autisme, kecemasan, atau bahkan depresi.
Jika anak Anda sering mengalami tantrum, sebaiknya konsultasikan dengan profesional untuk menemukan penyebab yang mendasarinya dan membantu anak belajar mengelola emosinya dengan lebih baik.
Sebagian besar orang tua ingin anak mereka berprestasi di sekolah. Namun, jika anak menunjukkan penurunan drastis dalam prestasi akademik, hal ini bisa menjadi tanda stres, depresi, atau bahkan tanda adanya masalah seperti bullying atau pelecehan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
