
Anak atau siswa sedang belajar. (freepik)
JawaPos.com – Penghapus telah menjadi alat penting dalam dunia pendidikan dan seni, mulai dari penemuan awalnya hingga pengembangan modern.
Artikel ini akan membahas sejarah, berbagai jenis penghapus, serta tips memilih penghapus yang aman dan nyaman untuk anak-anak.
Penghapus adalah alat tulis yang digunakan untuk menghilangkan tanda atau tulisan dari permukaan kertas.
Biasanya terbuat dari karet atau bahan sintetis, penghapus membantu memperbaiki kesalahan dalam penulisan dan menggambar, membuatnya esensial dalam kegiatan belajar dan berkarya.
Mengetahui sejarah penghapus membantu kita menghargai perkembangan alat ini dalam dunia pendidikan dan seni.
Dengan memahami asal-usulnya, kita dapat memilih penghapus yang tepat, serta menghargai inovasi yang menjadikannya lebih efektif dan ramah lingkungan dalam penggunaannya sehari-hari.
Berikut sejarah penghapus dari awal sampai modern dikutip dari laman daysoftheyear oleh JawaPos.com, Rabu (25/9):
1. Penggunaan roti sebagai penghapus awalnya (1500-an): Sebelum ditemukan penghapus modern, orang-orang pada abad ke-16 menggunakan roti basah atau remah roti untuk menghapus tulisan pensil.
Cara ini dilakukan hingga pertengahan abad ke-18, meskipun tidak terlalu efektif dan bisa membuat kotor kertas.
2. Penemuan penghapus karet (1770): Joseph Priestley, seorang ilmuwan Inggris, menemukan bahwa getah karet dapat digunakan untuk menghapus tanda pensil.
Penemuan ini menggantikan metode tradisional dengan remah roti dan menjadi awal dari pengembangan penghapus modern yang lebih praktis.
3. Penggunaan karet alam (akhir 1700-an): Pada akhir abad ke-18, penghapus terbuat dari getah karet alami yang dipanen dari pohon.
Namun, karet alam sering kali keras dan mudah hancur, sehingga penghapus modern mulai menggunakan karet sintetis yang lebih tahan lama dan efisien.
4. Penggabungan dengan pensil (1858): Hyman Lipman mematenkan desain pensil dengan penghapus di ujungnya.
Inovasi ini memudahkan pengguna untuk segera menghapus kesalahan tanpa perlu mencari penghapus terpisah. Pensil berpenghapus ini tetap digunakan luas di sekolah-sekolah hingga kini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
