
Ilustrasi orang-orang yang berasal dari keluarga ‘old money’./(Freepik/fauziamasood666)
JawaPos.com – Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ada perbedaan mencolok antara orang kaya yang baru saja meraih kesuksesan dan mereka yang berasal dari keluarga kaya raya selama beberapa generasi?
Istilah ‘old money’ merujuk pada kelompok terakhir ini, yang memiliki kekayaan yang telah diwariskan selama beberapa generasi.
Mereka memiliki gaya hidup, nilai-nilai, dan perilaku yang khas, yang sering kali berbeda dari mereka yang baru saja memperoleh kekayaan.
Apa yang membuat ‘old money’ begitu berbeda? Apakah hanya soal jumlah kekayaan yang mereka miliki, atau ada sesuatu yang lebih dalam dari itu?
Jawabannya terletak pada nilai-nilai dan perilaku yang telah ditanamkan dalam diri mereka sejak kecil.
Dalam artikel ini, Jawa Pos akan mengungkap 12 tanda perilaku yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang berasal dari keluarga ‘old money’.
Dengan memahami perilaku ini, Anda akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana kekayaan dapat memengaruhi sikap, perilaku, dan nilai-nilai seseorang.
Dilansir dari laman The Expert Editor, Selasa (24/9), mari kita telusuri lebih dalam 12 perilaku yang ditunjukkan oleh mereka yang berasal dari keluarga old money dan apa yang membedakan mereka dari orang kaya baru:
1. Kemewahan yang Tersamar: Kualitas Mengungguli Kuantitas
Mereka yang lahir dari keluarga ‘old money’ tidak merasa perlu memamerkan kekayaan mereka dengan cara yang mencolok.
Pakaian mereka mungkin terlihat sederhana, tetapi sebenarnya terbuat dari bahan terbaik dan memiliki jahitan yang sempurna.
Hal ini karena mereka lebih memilih investasi pada barang-barang berkualitas tinggi yang memiliki nilai abadi, bukan sekadar koleksi barang mewah yang sedang tren.
2. Menghargai Tradisi dan Sejarah: Menghormati Warisan Leluhur
Keluarga 'old money' memiliki ikatan yang kuat dengan masa lalu mereka. Mereka menghargai tradisi keluarga, sejarah, dan mewariskan nilai-nilai ini kepada generasi berikutnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
