Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 September 2024 | 21.06 WIB

Menurut Penelitian, Ini 5 Alasan Psikologis Mengapa Tak Boleh Memarahi Anak di Depan Umum

ilustrasi orang tua yang sedang memarahi anaknya. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi orang tua yang sedang memarahi anaknya. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Mengasuh anak menjadi salah satu tugas menantang yang dipenuhi dengan momen-momen kegembiraan, frustrasi, dan pembelajaran.

Di antara sekian banyak tantangan yang dihadapi orang tua ialah bagaimana mendisiplinkan anak-anak secara efektif.

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua, terkadang tanpa disadari yakni memarahi anak-anak mereka di depan orang lain.

Meskipun mungkin tampak seperti cara cepat untuk mengatasi perilaku buruk, praktik ini dapat berdampak signifikan pada psikologis anak-anak.

Berikut ini beberapa alasan psikologis mengapa memarahi anak di depan umum dapat berbahaya, seperti dikutip dari Times of India, Rabu (18/9).

Memengaruhi harga diri secara negatif

Anak-anak sedang dalam proses mengembangkan identitas diri dan bagian penting dari perkembangan ini terkait cara memandang diri sendiri melalui mata orang lain.

Ketika seorang anak dimarahi di depan umum, hal itu dapat menyebabkan perasaan malu dan canggung, yang secara langsung merusak harga diri mereka.

Penelitian dari Journal of Child Psychology and Psychiatry menemukan bahwa anak-anak yang mengalami kritik di depan umum lebih mungkin menderita harga diri yang rendah dan mengembangkan citra diri negatif dari waktu ke waktu.

Penurunan harga diri ini dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kemampuan mereka untuk berinteraksi secara sosial.

Menciptakan rasa takut dan cemas

Menurut penelitian dari American Psychological Association, paparan berulang terhadap situasi seperti ini dapat menyebabkan kecemasan kronis, di mana anak menjadi terlalu berhati-hati, takut membuat kesalahan, dan khawatir tentang interaksi sosial.

Ketakutan ini dapat berdampak jangka panjang, sehingga anak sulit merasa aman dan percaya diri dalam berbagai situasi sosial.

Merusak kepercayaan dalam hubungan orang tua dan anak

Kepercayaan merupakan dasar dari hubungan orang tua dan anak. Ketika orang tua memarahi anak-anak mereka di depan umum, hal itu dapat merusak kepercayaan tersebut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore