
Ilustrasi menyemprotkan parfum. (Racool_studio/Freepik)
JawaPos.com – Pernahkah Anda mempertanyakan kenapa aroma parfum cepat hilang? Padahal terlintas di benak rasanya sudah cukup banyak kita menyemprotkannya.
Ternyata, bisa jadi ada kesalahan pada cara pengaplikasiannya. Menyemprotkan hasil ekstraksi bahan-bahan aromatik yang menghasilkan aroma wangi ini memiliki metode khusus.
Pada wawancaranya bersama realsimple.com, ahli aroma Vince Spinnato dan Cordelia Smith menjelaskan 12 metode pakai parfum:
1. Perhatikan konsentrasinya, semakin tinggi presentase konsentrasi pada wewangian, maka akan menghasilkan aroma yang lebih kuat dan bertahan lebih lama.
Berikut rumus konsentrasi parfum yang disebutkan Cordelia Smith:
- Ekstrak/Extrait/Parfum padat: 20 persen hingga 30 persen
- Parfum: 15 persen hingga 25 persen
- Eau de Parfum (EDP): 8 persen hingga 15 persen
- Eau de Toilette (EDT): 4 persen hingga 8 persen
- Cologne alias Eau de Cologne (EDC): 2 persen hingga 4 persen
- Krim tubuh/Lotion: 3 persen hingga 4 persen
- Aftershave/Splash: 2 persen hingga 4 persen
2. Semprotkan setelah mandi dan mengeringkan badan, jangan menyemprotkannya dalam keadaan tubuh masih basah karena aromanya akan hilang saat kita mengeringkan badan. Beberapa ahli lain juga mengatakan mandi dengan air hangat atau berendam akan lebih bagus, pori-pori akan lebih terbuka memungkinkan wewangian menembbus kulit lebih dalam, tubuh juga akan berada dalam kondisi hangat yang bisa mempengaruhi seberapa lama aroma parfum akan bertahan.
3. Pastikan kulit dalam keadaan lembab, wewangian tidak akan menempel pada kulit kering, untuk itu gunakan lotion atau krim sebelum menyemprotkan parfum. Tidak masalah untuk mencampur kedua aromanya, namun akan lebih baik jika menggunakan formulasi tanpa aroma.
4. Semprotkan ke titik nadi, termasuk pada area pergelangan tangan, tengkuk leher, belakang lutut, belakang telinga, dan bagian dalam siku.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
