Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 September 2024 | 14.00 WIB

12 Metode Pakai Parfum Menurut Para Ahli Aroma, Gunakan Trik Ini Jika Ingin Wangi Tahan Lama

Ilustrasi menyemprotkan parfum. (Racool_studio/Freepik) - Image

Ilustrasi menyemprotkan parfum. (Racool_studio/Freepik)

JawaPos.com – Pernahkah Anda mempertanyakan kenapa aroma parfum cepat hilang? Padahal terlintas di benak rasanya sudah cukup banyak kita menyemprotkannya.

Ternyata, bisa jadi ada kesalahan pada cara pengaplikasiannya. Menyemprotkan hasil ekstraksi bahan-bahan aromatik yang menghasilkan aroma wangi ini memiliki metode khusus.

Pada wawancaranya bersama realsimple.com, ahli aroma Vince Spinnato dan Cordelia Smith menjelaskan 12 metode pakai parfum:

1. Perhatikan konsentrasinya, semakin tinggi presentase konsentrasi pada wewangian, maka akan menghasilkan aroma yang lebih kuat dan bertahan lebih lama.

Berikut rumus konsentrasi parfum yang disebutkan Cordelia Smith:

- Ekstrak/Extrait/Parfum padat: 20 persen hingga 30 persen

- Parfum: 15 persen hingga 25 persen

- Eau de Parfum (EDP): 8 persen hingga 15 persen

- Eau de Toilette (EDT): 4 persen hingga 8 persen

- Cologne alias Eau de Cologne (EDC): 2 persen hingga 4 persen

- Krim tubuh/Lotion: 3 persen hingga 4 persen

- Aftershave/Splash: 2 persen hingga 4 persen

2. Semprotkan setelah mandi dan mengeringkan badan, jangan menyemprotkannya dalam keadaan tubuh masih basah karena aromanya akan hilang saat kita mengeringkan badan. Beberapa ahli lain juga mengatakan mandi dengan air hangat atau berendam akan lebih bagus, pori-pori akan lebih terbuka memungkinkan wewangian menembbus kulit lebih dalam, tubuh juga akan berada dalam kondisi hangat yang bisa mempengaruhi seberapa lama aroma parfum akan bertahan.

3. Pastikan kulit dalam keadaan lembab, wewangian tidak akan menempel pada kulit kering, untuk itu gunakan lotion atau krim sebelum menyemprotkan parfum. Tidak masalah untuk mencampur kedua aromanya, namun akan lebih baik jika menggunakan formulasi tanpa aroma.

4. Semprotkan ke titik nadi, termasuk pada area pergelangan tangan, tengkuk leher, belakang lutut, belakang telinga, dan bagian dalam siku.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore