
9 daftar sayuran yang tidak boleh dimakan mentah (healthshot)
JawaPos.com - Jika berbicara tentang penurunan berat badan atau sekadar mengikuti diet sehat, banyak orang lebih suka makan sayur mentah, buah, dan makanan lainnya.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu ada beberapa sayur yang tidak boleh dimakan mentah, karena dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi tubuh Anda.
Ahli gizi dan dietetika Deepika Jayaswal, mengatakan bahwa semua tentang sayuran yang tidak boleh dimakan mentah. Memasak sayuran ini dapat memecah serat yang kuat dan menetralkan senyawa berbahaya, sementara mengonsumsi sayuran ini secara mentah dapat menyebabkan masalah pencernaan dan dapat membuat Anda terpapar bakteri.
Dilansir dari laman healthshots.com yang dikutip oleh JawaPos.com, Sabtu (7/9) terdapat 8 sayuran yang tidak boleh dimakan mentah, simak berikut:
1. Daun Colocasia (Arbi ke patte)
Daun kolasesia umumnya digunakan dalam resep tradisional. Namun, daun ini mungkin mengandung oksalat, asam organik yang ditemukan dalam tanaman, yang dapat menyebabkan batu ginjal.
Memasak daun ini dengan benar dapat mengurangi kadar oksalat secara signifikan, sehingga aman untuk dikonsumsi.
2. Kentang
Bisakah Anda makan kentang mentah? Jawabannya tentu tidak. Kentang mentah mengandung solanin, racun alami yang dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Hal ini dapat menyebabkan masalah gastrointestinal seperti muntah, diare, dan sakit perut. Memasak kentang pada suhu tinggi akan memecah solanin, sehingga aman untuk dimakan.
Selain itu, kentang mentah dapat sulit dicerna dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kembung, atau kram perut.
3. Kubis
Meskipun kubis renyah menambah tekstur pada salad dan sandwich, kubis merupakan salah satu sayuran yang tidak boleh dimakan mentah.
Kubis mentah dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli atau Salmonella. Memasak kubis secara menyeluruh dapat menghilangkan potensi risiko ini.
4. Terong
Mirip dengan kentang, terong mengandung solanin, yang dapat menyebabkan mual, muntah, dan masalah pencernaan lainnya jika dikonsumsi mentah.
Memasak terong tidak hanya menghilangkan solanin tetapi juga meningkatkan rasa dan teksturnya. Memanggang, membakar, atau menumis adalah metode memasak terong yang populer.
5. Bayam
Bayam, meskipun memiliki manfaat gizi, terkadang dapat membawa bakteri E. coli yang menyebabkan sakit perut dan masalah pencernaan lainnya.
Memasak bayam mencegah pertumbuhan bakteri E. coli dan juga melepaskan lebih banyak nutrisi untuk diserap tubuh Anda.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
