
Ilustrasi kdrt yang dialami sepasang kekasih yang perlu di waspadai sebelum terjadi (9nong/Freepik)
JawaPos.Com - Dalam hubungan tentu saja kita berharap memiliki pasangan yang baik dan bisa mencintai kita setulus hatinya tanpa menyakiti. Seharusnya hubungan didasarkan pada rasa cinta, hormat dan saling mendukung, namun sayangnya banyak ditemui kekerasan fisik dan verbal pada beberapa pasangan.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bisa ditemui oleh perempuan maupun laki-laki di dalam sebuah hubungan tidak hanya untuk pasangan suami istri bagi yang masih pacaran pun sering kali ditemui KDRT.
Pelaku KDRT pada pasanganya seringkali ditemui tanda-tanda awal yang harus kamu waspadai yang tidak boleh disepelekan. Bagi kita perlu untuk mewaspadai setiap perilaku pasangan kita apakah itu bisa menjadi peringatan agar memikirkan ulang dampak hubungan tersebut kedepannya.
Menurut penelitian kekerasan rumah tangga nasional, motivasi pelaku berakar pada keinginan untuk memiliki kontrol dan kekuasaan atas pasangan mereka. Seringkali pelaku menjadi kasar dan berhak atas kehidupan serta mendominasi pasangan mereka tanpa merasa bersalah.
Dilansir dari laman New Hope, pada sabtu (17/8), menjalin hubungan dengan orang lain dan memutuskan hubungan yang lebih jauh, ada tanda-tanda peringatan perilaku pasangan yang mungkin akan adanya kecenderungan melakukan KDRT atau physical abusive kepada pasanganya yang perlu diketahui sebelum kita menjadi korban.
Baca Juga: Tangis Cut Intan Nabila Pecah di Pelukan Sang Ayahanda Usai Menjadi Korban KDRT Armor Toreador
Tak jarang pasangan yang teridentifikasi akan mengalami kekerasan dalam hubungan diawali dengan cemburu yang berlebihan secara terus menerus. Cemburu ini ditandai dengan tuduhan seperti pasangan yang berinteraksi dengan orang lain dianggap berselingkuh.
Cemburu yang berlebihan membawa emosi yang tidak stabil dan mengakibatkan KDRT pada hubungan karena pelaku merasa terancam dan merasa tidak aman untuk mengendalikan korban sehingga kekerasan dianggap menjadi cara mudahnya untuk mengendalikan. Cemburu juga bisa menjadi faktor pelaku adalah seseorang yang memiliki harga diri yang rendah.
Posesif dan Suka Mengontrol
Hubungan dewasa yang didasari dengan posesif menjadi tanda bahwa suatu hubungan sangat toxic, seringkali korban posesif dianggap sebagai pelaku yang akan merusak hubungan misal dari perselingkuhan dan lainya. Seringkali terjadi dalam hal ini pelaku akan melewati batas ruang pribadi pasanganya untuk mengontrol secara penuh.
Contoh dari posesif dan suka mengontrol yang sering terjadi misalnya dia akan menghubungimu tidak tau waktu dan situasi dan harus direspon segera karena pelaku tidak merasa aman jika kamu tidak bersamanya. Bahkan misal dalam pekerjaan juga dia akan merespon secara berlebihan jika kamu berinteraksi dengan orang lain terutama lawan jenis.
Membatasi Interaksi
Kecemburuan berlebihan ketika pasangannya berinteraksi dengan orang lain termasuk keluarga dan sahabat mengakibatkan pelaku memiliki kontrol penuh dengan memberikan garis batas tidak bolehnya kamu berinteraksi dengan orang lain. Pelaku berusaha menjauhkan dirimu dari kehidupan sosial sehingga kehidupanmu hanya kamu dan dia saja.
Ketika pasangan masuk dalam perangkap itu, bisa berakibat pelaku merasa punya hak penuh atas dirimu bahkan tubuhmu, sehingga ketika dia merasa tidak aman dan emosi akan melakukan kekerasan tanpa adanya ketakutan. Ketika kekerasan terjadi pelaku merasa kamu tidak memiliki siapapun untuk meminta pertolongan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
