JawaPos.com – Satu pandangan dan pemikiran dengan pasangan, merupakan perekat yang menyatukan hubungan asmara, baik masih dalam pacaran maupun yang sudah menikah.
Namun, menyatukan andangan dan pikiran dengan pasangan tentunya tidaklah mudah.
Alhasi, sebuah perbedaan menjadi hal yang biasa. Akan tetapi, bagaimana pasangan mengatasi perbedaan bersama dapat menjadikan hubungan tersebut lebih bermakna dan langgeng.
Namun, ada kalanya manusia lebih memilih mempertahankan keyakinannya, yang berakhir menimbulkan pertengkaran dan rasa ketidakcocokan.
Lalu, bagaimana cara mengidentifikasi lebih awal apakah dia adalah pasangan yang cocok bagi Anda?
Melansir laman Marriage.com, Senin (5/8), berikut ini adalah 10 tanda kuat jika hubungan Anda lebih baik tidak dilanjutkan karena ketidakcocokan dengan pasangan Anda.
1. Perbedaan keyakinan, tujuan, hingga komitmen
Ketika keyakinan Anda tentang kehidupan, etika, dan prioritas pribadi tidak sejalan, hal ini dapat menyebabkan perbedaan pendapat.
Begitu pun dengan tujuan hidup yang bertolak belakang dapat mengurangi rasa saling mendukung, karena masing-masing orang mungkin merasa terkekang atau tertekan untuk mengompromikan angan-angan pribadinya.
Misalnya, jika salah satunya menghargai kesuksesan karier di atas segalanya dan yang lain memprioritaskan kehidupan keluarga, atau jika salah satunya hanya berpatokan pada hidup bersama sebagai yang terpenting walau tidak ada ikatan pernikahan, sementara yang lain memandang pernikahan sebagai langkah penting dalam suatu hubungan.
2. Sering terjadi pertengkaran
Jika pertengkaran lebih sering terjadi daripada percakapan yang santai dan tenang, itu tanda klasik Anda tidak cocok dengan pasangan.
Konflik yang terus-menerus biasanya berasal dari masalah yang lebih dalam, seperti memiliki gaya komunikasi yang tidak sesuai satu sama lain atau ekspektasi yang berbeda antar pasangan.
3. Kurangnya rasa saling menghormati
Rasa hormat adalah faktor yang menjaga hubungan tetap berjalan lancar. Tanpanya, setiap percakapan dan keputusan menjadi pertarungan.
Entah itu mengabaikan pendapat atau meremehkan pilihan satu sama lain, kurangnya rasa hormat dapat mengikis cinta dengan cepat, meninggalkan lubang dalam sebuah hubungan.
4. Perbedaan gaya komunikasi
Ada seseorang yang lebih menyukai bicara melalui panggilan telepon daripada sekadar mengirim pesan teks. Di sisi lain, ada yang lebih menyukai sebaliknya.
Jika salah satu pasangan lebih menyukai komunikasi langsung dan yang lain lebih bervariasi, kesalahpahaman bisa berkembang. Komunikasi yang efektif sangat penting untuk menyelesaikan konflik dan membangun hubungan yang lebih dalam.
5. Ketidaktertarikan pada kepentingan satu sama lain
Kecocokan tidak memerlukan minat yang sama, tetapi menunjukkan antusiasme terhadap apa yang sama-sama dapat menggairahkan sangatlah penting.
Jika Anda kehilangan ketertarikan setiap kali pasangan Anda berbicara tentang minatnya, hal itu dapat membuat dia merasa diremehkan dan diasingkan dalam hubungan tersebut.
6. Interaksi dengan pasangan seperti teman
Dalam hubungan asmara, hal biasa jika suatu pasangan berinteraksi dengan lebih intim dan sering menghabiskan waktu bersama.
‘Persahabatan’ dalam suatu hubungan asmara berarti menikmati kebersamaan dengan satu sama lain, merasa nyaman satu sama lain, dan memiliki pemahaman yang mendalam satu sama lain. Tanpa hal-hal ini, hubungan tidak akan memiliki landasan yang bermakna.
7. Ketidakcocokan humor
Pernahkah Anda melihat seseorang yang melontarkan humor sarkastis dan sering melontarkan komentar yang tajam, tetapi Anda menganggap jenis humor ini menyakitkan daripada lucu. Hal tersebut berakhir dapat menyebabkan kesalahpahaman dan perasaan terluka.
Melontarkan lelucon pada orang lain tujuannya pasti untuk membuat mereka tertawa. Namun, jika hanya salah satunya yang tertawa sementara yang lain tidak atau jarang tersenyum, rasanya seperti hidup di dunia emosional yang berbeda.
Berbagi tawa adalah ikatan yang kuat. Tanpanya, Anda mungkin merasa lebih seperti kenalan daripada kekasih.
8. Pembenaran tiada henti atas hubungan dan pasangan Anda
Jika Anda sering membela hubungan Anda dengan orang lain atau membela pasangan Anda di depan orang lain, ini mungkin merupakan tanda bahwa jauh di lubuk hati, Anda
sebenarnya memahami ketidaksesuaian atau masalah yang juga diperhatikan oleh orang lain. Ini bisa jadi merupakan cerminan eksternal dari keraguan dan kebimbangan Anda sendiri.
9. Kurangnya dukungan
Dukungan dalam suatu hubungan terwujud melalui dorongan, kehadirannya di masa-masa sulit, dan merayakan atas kesuksesan pasangan. Kurangnya dukungan dapat membuat dunia terasa lebih sepi dan menakutkan, yang merupakan tanda jelas terputusnya hubungan antar individu.
10. Tidak merindukan pasangan
Merindukan pasangan saat dia pergi adalah bagian alami dari ikatan emosional yang kuat. Jika ketidakhadiran mereka terasa lebih melegakan, ini merupakan indikator penting bahwa ikatan emosional mungkin tidak sekuat yang dibutuhkan untuk hubungan yang langgeng.
***