JawaPos.com - Tiap orang selalu mencari-cari kebahagiaan. Namun, banyak yang tak sadar bahwa sumber ketidakbahagiaan itu terletak pada dengan siapa kita bergaul.
Tiap orang memiliki kebiasaan yang sebetulnya secara tak sadar hal itu mempengaruhi kita. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan orang lain menggerus kebahagiaan.
Oleh karena itu, penting untuk selektif dalam memilih dengan siapa harus bergaul. Orang-orang yang menghabiskan energi positif itu, menurut psikologi mesti dihindari sebisa mungkin.
Dikutip dari Hack Spirit, Senin (29/7), berikut adalah 4 tipe orang yang harus dijauhi demi kebahagiaan Anda.
1) Pembohong
Berurusan dengan pembohong dan anti dengan kebenaran akan menimbulkan ketidakpercayaan dalam hubungan Anda.
Saat bergaul dengan pembohong, Anda mencoba membangun istana pasir di atas fondasi yang goyah. Itu berarti sekeras apa pun Anda berusaha, istana itu pasti akan runtuh.
Ketika kebohongan menjadi bagian rutin dalam hubungan, sulit untuk melakukan percakapan yang terbuka dan jujur.
2) Manipulator
Anda tahu orang-orang yang tampaknya selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan, tetapi tidak dapat menjelaskan bagaimana mereka melakukannya?
Ya, mereka bisa saja manipulator. Mereka punya banyak trik untuk mengendalikan atau mengeksploitasi orang lain demi keuntungan mereka sendiri.
Misalnya, mereka membuat Anda merasa bersalah karena tidak melakukan apa yang mereka inginkan, atau mereka memanfaatkan perasaan Anda untuk melawan Anda, sehingga sulit untuk menolak tuntutan mereka.
Orang-orang ini ahli menyembunyikan niat mereka yang sebenarnya. Mereka bisa bersikap menawan dan meyakinkan, bahkan saat mereka berniat jahat. Baik untuk mereka, tapi kabar buruk untuk kebahagiaan Anda.
3) Tukang gibah
Bayangkan Anda punya teman, sebut saja namanya Sarah, yang suka bergosip. Sarah selalu tahu hal-hal terkini tentang kehidupan orang lain. Dia suka berbagi hal-hal menarik, entah itu benar atau tidak.
Sekarang, bayangkan ini: Anda menceritakan sesuatu yang pribadi kepada Sarah. Seperti fakta bahwa Anda kencing di kamar mandi.
Anda berbagi rahasia, mengira dia akan menyimpannya untuk dirinya sendiri. Namun, tiba-tiba saja, rasanya seluruh dunia tahu rahasia Anda!
Ternyata, Sarah telah membocorkannya kepada orang lain, mungkin melebih-lebihkan atau memutarbalikkan cerita.
Tukang bergosip senang menyebarkan rumor, rahasia, atau informasi pribadi tentang orang lain. Tetapi masalahnya, begitu Anda meninggalkan ruangan, seberapa yakin Anda bahwa Anda bukanlah topik pembicaraan mereka?
4) Pengeluh terus menerus
Ketika orang membenci pekerjaan mereka, mereka akan selalu menemukan sesuatu untuk dikeluhkan.
Faktanya, menurutku bukan hal yang mengada-ada jika kita berubah menjadi seorang pengeluh begitu kita melangkah masuk kerja.
Sulit untuk tetap positif saat Anda dikelilingi oleh keluhan terus-menerus. Berada di sekitar mereka bisa sangat melelahkan, dan rasanya seperti perjuangan berat untuk tetap bersemangat.
Jika Anda seorang yang selalu mengeluh, pikirkan saja perilaku Anda dan hentikan. Dan jika Anda dikelilingi oleh orang-orang seperti itu, cobalah batasi paparan Anda kepada mereka.