
Logo Hino bagian depan truk
JawaPos.com - Truk obesitas atau yang biasa disebut dengan Truk ODOL (over dimension overloading) tak dipungkiri menjadi salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan.
Ini dapat diperparah dengan lalainya pengemudi dalam menjaga keselamatan di jalan hingga bisa merugikan pengguna jalan lain.
Meskipun pemerintah Indonesia mencanangkan zero odol di 2023 namun truk ODOL masih marak mengaspal di Indonesia. Tak jarang kalau hal ini juga disebabkan adanya kepentingan bisnis yang menjanjikan biaya antar lebih murah dengan memanfaatkan kapasitas truk sebanyak – banyaknya.
Pelaku usaha yang tidak taat aturan ini memaksakan muatan yang besar pada truk sehingga melebihi tonase nya. Ini menjadi hal yang biasa di Indonesia meskipun ini menjadi perdebatan panjang yang tak berujung.
Namun langkah strategis terkait hal tersebut sekaligus mengatasi ODOL PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menawarkan solusi dengan meluncurkan varian truk ringan (LDT) Hino 300 – 136 HDL 6×2.
Menurut Presiden Direktut PT HMSI, Takashi Muto saat peluncuran di GIIAS 2024 beberapa waktu lalu mengatakan bahwa truk ini merupakan Light Duty Truck (LDT atau truk ringan) pertama dan satu-satunya dengan konfigurasi 6×2 di Indonesia.
"Dengan kapasitas yang besar dan bebas ODOL, karena memiliki GVW hingga 14 ton, dan menjadi angkutan CPO dengan daya angkut lebih besar di jalan sempit,” kata Takashi Muto.
Hino meluncurkan meluncurkan varian truk ringan (LDT) Hino 300 – 136 HDL 6×2 di GIIAS 2024.
Takashi menambahkan bahwa kehadiran truk besutan Hino tersebut menjadi bukti komitmen dalam mengembangkan produk dan layanan. Bukan hanya bicara ketangguhan tapi sekaligus sebagai solusi kebutuhan transportasi di Indonesia.
“Hino selalu berinovasi untuk menciptakan kendaraan yang sesuai dengan bisnis pelanggan di Indonesia selain layanan komprehensif Total Support yang kami berikan kepada pelanggan. Layanan itu seperti layanan excellence Services dan complete spare part,” ujar Takeshi Muto.
Langkah yang dilakukan Hino mencoba memberi solusi terhadap upaya pembernatasan truk ODOL yang masih marak dijalanan. Secara teknis truk tersebut didesain untuk memenuhi peraturan baik untuk keamanan pengguna jalan maupun jalannya.
Pemberantasan ODOL memang tidak mudah, namun dengan langkah strategi yang dilakukan Hino dengan membuat truk yang menguntungkan dalam hal muatan dan sesuai aturan, diyakini meskipun lambat akan terkikis.
Spesifikasi Mumpuni
Secara dimensi truk ini memiliki dimensi sama dengan versi 4x2, dimana panjangnya mencapai 7.185 mm, lebar 1.955 mm dan tinggi 2.153 mm. Hanya saja, versi 6x2 ini mendapat satu sumbu roda tambahan di belakang dan panjang karoseri sekitar 5,8 m.
Dengan tambahan sumbu roda di belakang, menurut regulasi nantinya menjadi 10 ton dengan GVW-nya 14 ton. Dengan begitu, mini tronton ini bisa membawa beban lebih berat namun tetap sesuai regulasinya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
